Fakta Pelantikan Biden yang Berbeda dari Presiden AS Lainnya

CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2021 14:06 WIB
Joe Biden dan Kamala Harris akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat pada Rabu (20/1). Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden. (AP/Andrew Harnik)
Jakarta, CNN Indonesia --

Joe Biden dan Kamala Harris akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat pada Rabu (20/1).

Namun, pelantikan Biden sebagai Presiden AS ke-46 ini akan banyak berbeda dengan pelantikan para pendahulunya. Penyebabnya mulai dari konflik antara Presiden Donald Trump dan Biden hingga pandemi virus corona (Covid-19).

Pelantikan Biden diperkirakan akan jauh lebih sepi dari pelantikan para presiden AS sebelumnya. Hal itu disebabkan oleh pandemi virus corona (Covid-19) dan ancaman keamanan yang timbul setelah kerusuhan masa pendukung Trump di Gedung Capitol Hill pada 6 Januari lalu.


Panitia pelantikan presiden AS menyatakan telah membatasi tamu undangan yang akan hadir dalam pelantikan Biden-Harris. Taman National Mall akan ditutup untuk umum dengan alasan keamanan.

Para pejabat AS telah melarang warga bepergian ke Washington dan mendorong masyarakat untuk menyaksikan pelantikan Biden dari rumah masing-masing.

Panitia juga tidak mempersiapkan zona penonton. Pada pelantikan kali ini panitia hanya mempersiapkan 1.000 tiket penonton, berkurang jauh dari 200 ribu tiket pada pelantikan para presiden sebelumnya.

Panitia juga hanya mengizinkan anggota Kongres untuk membawa satu orang tamu ke acara pelantikan Biden.

Padahal, selama ini ribuan warga AS kerap meramaikan kompleks Capitol Hill dan National Mall untuk menyambut presiden baru.

Banyak dari warga AS yang rela jauh-jauh datang dari berbagai penjuru AS untuk mengunjungi Washington D.C dan menyaksikan langsung pelantikan presiden.

Dikutip Straits Times, akibat alasan keamanan, Biden juga membatalkan rencananya menggunakan kereta Amtrak dari tempat tinggalnya di Wilmington, Delaware, menuju Washington D.C.

Biden selama ini memang dikenal penumpang setia kereta api. Ia melakukan perjalanan selama 90 menit menggunakan kereta dari rumahnya ke Kongres selama tiga dekade menjabat sebagai senator.

Pelantikan Biden kali ini juga akan berlangsung tanpa kehadiran pendahulunya, Presiden Donald Trump. Trump, yang masih belum mengucapkan selamat kepada Biden, memang telah menyatakan tidak akan hadir dalam pelantikan.

Tradisi selama ini, presiden AS selalu menghadiri pelantikan para penerusnya sebagai simbol pengalihan jabatan.

Trump akan menjadi presiden AS pertama sejak 150 tahun terakhir yang tidak datang ke acara pelantikan penerusnya. Sejauh ini ada tiga presiden AS yang melakukan hal serupa.

Meski Trump tidak datang, dilansir The Guardian, Wakil Presiden Mike Pence menyatakan akan hadir dalam pelantikan Biden, begitu pula para pejabat kabinet Trump lainnya.

Pelantikan Biden juga akan dimeriahkan oleh sejumlah bintang seperti Lady Gaga yang akan membawakan lagu kebangsaan dan Jennifer Lopez.

Biden akan disumpah oleh Hakim Agung John Roberts di tangga depan bagian barat Capitol Hill. Panitia pelantikan menuturkan pelantikan presiden kali ini akan bertemakan "America United".

(rds/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK