Turki Terima Tambahan 6,5 Juta Dosis Vaksin Sinovac China

CNN Indonesia | Senin, 25/01/2021 18:36 WIB
Pemerintah Turki menerima 6,5 juta dosis tambahan vaksin virus corona (Covid-19) dari perusahaan farmasi China, Sinovac Biotech. Ilustrasi vaksin corona buatan perusahaan farmasi China, Sinovac. (AFP/NOEL CELIS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Turki menerima 6,5 juta dosis tambahan vaksin virus corona (Covid-19) dari perusahaan farmasi China, Sinovac Biotech, pada Senin (25/1).

Lembaga penyiaran negara TRT Haber melaporkan Turki telah menerima 3 juta dosis vaksin Sinovac pada gelombang pertama pengiriman. Sebanyak 4 juta dosis vaksin akan dikirimkan lagi dalam waktu dekat untuk memenuhi kuota 10 juta dosis vaksin yang akan dikirimkan pada gelombang kedua ini.

Sebanyak 6,5 juta dosis vaksin itu tiba di Bandara Istanbul dari Beijing pada Senin pagi menggunakan maskapai negara Turkish Airlines.


Kementerian Kesehatan Turki akan menguji vaksin-vaksin yang baru datang tersebut terlebih dahulu sebelum digunakan.

Pihak berwenang menuturkan pengujian itu membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

Dikutip Reuters, Turki telah meluncurkan program vaksinasi massal sejak pertengahan Januari. Sejauh ini, sebanyak 1,245 juta orang telah divaksinasi corona.

Sebagian besar warga yang telah divaksinasi merupakan petugas kesehatan dan orang tua.

Turki berhasil melakukan inokulasi vaksin corona terhadap 600 ribu orang dalam dua hari pertama program vaksinasi berlangsung.

Sejauh ini, Turki tercatat memiliki lebih dari 2,4 juta infeksi corona dengan 25.073 kematian akibat Covid-19.

Akibat lonjakan kasus harian corona selama beberapa bulan terakhir, Turki menerapkan penguncian wilayah (lockdown) sejak akhir Desember lalu.

(rds/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK