Janet Yellen, Ikon Feminis di Ekonomi yang Jadi Menkeu AS

CNN Indonesia | Selasa, 26/01/2021 12:09 WIB
Janet Yellen resmi menjadi menteri keuangan wanita pertama dalam sejarah Amerika Serikat. Janet Yellen, Menkeu wanita pertama di AS. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia --

Janet Yellen resmi menjadi menteri keuangan wanita pertama dalam sejarah Amerika Serikat. Penunjukan Yellen dikukuhkan lewat pemungutan suara di Senat pada Senin (25/1) waktu setempat.

Dia ditugaskan untuk menuntun AS keluar dari jurang PHK massal dan perlambatan ekonomi yang tajam akibat pandemi virus corona.

Sebelum mengisi jajaran kabinet Joe Biden, Yellen telah mengemban sejumlah tugas sebagai penggawa ekonomi Negeri Paman Sam.


Wanita 74 tahun itu memang bukan orang baru di dalam tim ekonomi AS.

Yellen merupakan perempuan pertama yang mencatatkan sejarah sebagai Gubernur The Fed dari 2014-2018. Dia pimpinan The Fed di masa Presiden Barack Obama.

Presiden Donald Trump kemudian menggulingkannya dari kursi tersebut.

Ekonom itu pernah menduduki sejumlah posisi penting, antara lain Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih era Bill Clinton.

Yellen dianggap sebagai ikon feminis di dunia ekonomi.

Dia turut membantu mengarahkan pemulihan ekonomi AS setelah krisis keuangan 2007 dan resesi saat itu.

Yellen lahir di Brooklyn, New York pada 1946. Ayahnya seorang dokter dan ibunya guru.

Yellen merupakan murid berprestasi di bidang matematika. Namun justru dia justru tertarik ke ekonomi karena dinilai lebih berguna secara praktis dalam kehidupan.

Dia meraih gelar doktor di Yale University. Karier Yellen diawali dengan bekerja sebagai asisten profesor di Harvard pada 1971.

Dia juga menyandang gelar profesor di University of California.

Yellen menikah dengan George Arkerlof, pemenang Nobel bidang ekonomi. Mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang saat ini bekerja sebagai profesor ekonomi.

Yellen dikenal sebagai sosok yang kerap melakukan terobosan. Sebagai Gubernur Federal Reserve dari 2014 hingga 2018, Yellen menjalankan tugas sebagai salah satu wanita paling kuat di dunia.

Dia dikenal karena fokus pada dampak kebijakan bank terhadap pekerja dan meningkatnya ketidaksetaraan.

Sebagai menteri keuangan, dia akan bekerja setiap hari untuk membangun kembali ekonomi AS.

"Kami menghadapi tantangan besar saat ini. Kami harus memulihkan impian Amerika, di mana setiap orang dapat meningkatkan potensi mereka dan bermimpi lebih besar untuk anak-anak mereka," tweet Yellen setelah Joe Biden mengumumkan penunjukannya pada November lalu dikutip dari AFP.

Kepala ekonom di Grant Thornton Diane Swonk menyebut Yellen sebagai ekonom yang sangat berbakat.

Peran Yellen akan sangat penting dalam pekan pertama pemerintahan baru karena dia akan bertindak sebagai negosiator kunci dengan Kongres dalam upaya Presiden Biden mendapat persetujuan stimulus senilai $1,9 triliun guna membantu ekonomi AS pulih dari krisis akibat dihantam pandemi Covid-19.

Yellen juga telah mendesak anggota parlemen memberikan stimulus untuk menghadapi corona. Yellen menilai stimulus yang memerlukan modal banyak punya manfaat lebih besar ketimbang mengkhawatirkan risiko utang negara yang akan lebih tinggi.

"Baik Presiden terpilih, maupun saya, tidak mengusulkan paket bantuan ini tanpa apresiasi atas beban utang negara," kata Yellen kepada Komite Keuangan Senat pada sidang konfirmasi pekan lalu.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK