Seorang Terdakwa Kerusuhan Capitol Pernah Jadi Agen FBI

CNN Indonesia | Rabu, 10/02/2021 00:30 WIB
Salah satu terdakwa kerusuhan di gedung Kongres AS, Thomas Caldwell, disebut pernah bekerja untuk FBI. Penyerbuan Gedung Kongres Amerika Serikat (Capitol Hill) di Washington D.C., pada 6 Januari 2020. (AP/John Minchillo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu terdakwa kerusuhan gedung Kongres (Capitol Hill) di Washington D.C., Amerika Serikat, Thomas Caldwell, disebut pernah bekerja untuk Biro Penyelidik Federal (FBI).

Caldwell adalah pemimpin kelompok milisi Oath Keepers yang merupakan organisasi kelompok sayap kanan anti-pemerintahan AS.

Mengutip Associated Press, Caldwell adalah satu dari tiga orang yang disebut sebagai anggota Oath Keepers dan didakwa atas kerusuhan di Gedung Kongres Capitol Hill pada 6 Juni lalu.


"Dia sudah diperiksa dan berkali- kali dinyatakan sebagai orang yang layak dipercaya dan mendapat kepercayaan dari pemerintah AS yang ditandai dengan mengabulkan izin akses informasi rahasia tingkat tinggi," tulis pengacara Caldwell, Thomas Plofchan.

Menurut Plofchan, Caldwell membantah menjadi bagian dari Oath Keepers. Dia disebut mempunyai izin mengakses informasi rahasia negara sejak 1979.

Sang pengacara mengatakan, Caldwell juga menjalankan perusahaan konsultan yang melakukan pekerjaan rahasia untuk pemerintah AS.

Pengacara itu menyatakan bahwa Caldwell tak pernah ke Capitol dan memiliki keterbatasan fisik. Hal itu menghambat ia masuk ke gedung manapun.

Akan tetapi, menurut bukti berupa nota tagihan menunjukkan hal lain. Pada hari sebelum pengepungan, ada tagihan yang menunjukkan pesan antara Caldwell dengan orang lain mengenai pengubahan kamar hotel di wilayah Washington D.C.

Di salah satu pesan Facebook kepada Caldwell, salah satunya mengatakan, "Memungkinkan meneleponmu besok.. terutama karena.. saya ingin tahu apa rencana nya. Kamu adalah pemimpinnya."

Caldwell disebut menjadi salah satu tokoh kelompok ekstremis. Dia pernah bekerja menjadi kepala bagian di FBI antara 2009 sampai 2010, setelah pensiun dari Angkatan Laut AS.

Plofchan mengatakan kliennya pensiun dengan pangkat letnan.

Masih menurut pengacaranya, Caldwell mengalami komplikasi yang berkaitan dengan cedera, yakni masalah bahu, punggung dan lutut.

Pada 2010, Caldwell menjalani operasi tulang belakang, tetapi gagal dan justru menyebabkan tulang belakangnya makin kronis. Dia juga didiagnosa mengalami stress pasca trauma (PTSD).

Sebagian besar kepala bagian di FBI naik jabatan, sementara Caldwell belum menemui titik terangnya. Apakah akan dipekerjakan secara langsung untuk posisi tersebut atau apakah memegang posisi lain.

FBI tak memberi komentar tentang hal itu. Sedangkan pengacara Caldwell tak menjelaskan lebih lanjut ihwal pekerjaan kliennya.

Caldwell ditahan pada 19 Januari di rumahnya di Berryville, Virginia.

Dalam mosi pembelaan, Plofchan meminta hakim membebaskan kliennya dari penjara selama menunggu persidangan.

(isa/ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK