Dinilai Salah Urus Covid, PM Thailand Hadapi Mosi Tak Percaya

CNN Indonesia | Selasa, 16/02/2021 10:30 WIB
PM Thailand Prayut Chan-o-cha akan menghadapi mosi tidak percaya pada pekan ini setelah oposisi menuding pemerintah gagal tangani corona. PM Thailand Prayut Chan-o-cha. (Dok. Government of Thailand)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha akan menghadapi mosi tidak percaya pada pekan ini setelah oposisi menuding pemerintah gagal menangani pandemi Covid-19.

Prayut dan sembilan anggota kabinetnya akan disidang oleh oposisi di parlemen dalam rapat selama empat hari yang diakhiri dengan pemungutan suara pada Sabut (20/2) mendatang.

Mosi tidak percaya ini berlangsung ketika Prayut tengah menghadapi tekanan setelah demonstrasi besar di Thailand selama beberapa waktu terakhir mendesak dirinya mundur dari pucuk kepemimpinan.


Pada Senin (15/2), Prayut mengaku "siap untuk mendengarkan dan mengklarifikasi masalah apa pun yang diangkat" dalam sidang mosi tidak percaya nanti.

"Mari serahkan prosesnya ke parlemen. Pemerintah akan mempertahankan posisinya dalam debat," kata Prayut kepada wartawan.

"Demonstrasi tidak akan baik untuk negara saat ini ketika kita semua menghadapi Covid-19 dan banyak masalah lainnya. Kita seharusnya tidak menciptakan lebih banyak konflik lagi," kata dia seperti dikutip Straits Times.

Partai oposisi terbesar, Pheu Thai, mengatakan pihaknya akan berfokus membahas "salah urus pemerintah" dan penanganan Covid-19 yang dinilai menyebabkan "kerusakan terhadap negara."

Pandemi corona memang merusak Thailand, negara dengan perekonomian terbesar kedua di Asia Tenggara dengan kontraksi indeks perekonomian hingga 6,1 persen selama 2020.

Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional Thailand juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi 2021 dari semula 3,5-4,5 persen menjadi 2,5-3,5 persen.

Selain masalah penanganan pandemi, beberapa anggota parlemen oposisi juga ingin membahas reformasi monarki Thailand.

Sejumlah pihak menganggap isu reformasi monarki kemungkinan besar akan dimentahkan pemerintah dan berpotensi menyulut demonstrasi yang lebih luas lagi

"Sidang di parlemen akan menunjukkan tekad pemerintah mempertahankan struktur kekuasaan yang ada," kata Dekan Fakultas Ilmu Politik Universitas Ubon Ratchathani, Titipol Phakdeewanich.

Sementara itu, sejumlah pengamat menganggap pemerintah akan lolos mosi tidak percaya pekan ini.

"Pemerintah memiliki cukup anggota parlemen untuk berada dalam posisi aman, tetapi yang lebih penting adalah apa yang dikatakan pemerintah di parlemen dan bagaimana mereka dipilih," kata pakar politik Thailand Universitas Mahidol, Punchada Sirivunndabood.

(rds/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK