Lelaki China Sit Up di Tiang Listrik Picu Mati Lampu

CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 03:25 WIB
Seorang lelaki China nekat memanjat tiang listrik dan melakukan sit up sehingga memicu mati lampu. Ilustrasi mati lampu. (Istockphoto/Ruslan Danyliuk)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang lelaki China berulah dengan nekat memanjat tiang listrik dan melakukan sit up sehingga menyebabkan pemadaman listrik ribuan rumah.

Insiden itu dilaporkan oleh media pada Selasa (23/2). Ulah lelaki itu tak hanya memukau penonton, tetapi menyebabkan pemadaman listrik di ribuan rumah.

Menurut laporan surat kabar China, People's Daily, laki-laki yang tak disebutkan namanya ditahan polisi setelah aksinya membuat perusahaan listrik setempat memadamkan aliran jaringan pada Minggu (21/2) malam pekan lalu di pinggiran kota Chengdu.


Ulah lelaki itu direkam dan videonya menyebar di media sosial. Dalam video itu dia terlihat memanjat tiang listrik dengan ketinggian 10 meter dan melakukan gerakan sit up.

"Perusahaan listrik setempat memutuskan memadamkan listrik darurat .. berdampak pada puluhan ribu rumah tangga," tulis surat kabar People's Daily.

Menurut laporan surat kabar The Paper Shanghai, tim penyelamat termasuk paramedis dikerahkan untuk menyelamatkan sang lelaki itu dari kemungkinan tersetrum.

Tidak diketahui alasan laki-laki itu melakukan sit-up di tiang listrik. Media massa pemerintah China memperingatkan supaya penduduk lain tidak ada yang meniru tindakan lelaki itu.

"Perilaku laki-laki itu terlalu berbahaya!" kata salah satu saksi.

Insiden itu menjadi perbincangan hangat di media sosial Tiongkok. Setidaknya ada 1.7 juta orang yang melihat rekaman aksi lelaki itu melalui sebuah tagar yang berkaitan dengannya.

"Saya kesal karena tidak ada listrik ... dan ketika saya melihat berita dan mengetahui alasannya, saya merasa kesal sekaligus geli," kata salah satu pengguna media sosial Weibo.

Sementara itu pengguna lain Weibo tidak menganggap aksi yang dilakukan pria itu sebagai lelucon.

"Pemadaman listrik bisa menghabiskan banyak uang dan berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal," kata mereka.

Berdasarkan laporan Reuters, polisi setempat tidak bisa dihubungi untuk dimintai keterangan.

(isa/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK