Pemimpin Hong Kong Disuntik Vaksin Corona Sinovac

CNN Indonesia | Senin, 22/02/2021 18:16 WIB
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam disuntik vaksin corona buatan China, Sinovac pada Senin (22/2). Pemimpin Hong Kong Carrie Lam. (AP/Vincent Yu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam disuntik vaksin corona buatan China, Sinovac pada Senin (22/2).

Vaksinasi itu dilakukan bersama dengan pejabat tinggi disiarkan langsung di sebuah acara televisi untuk meningkatkan kepercayaan publik. Adapun vaksinasi massal baru akan dimulai Jumat pekan ini.

Sinovac adalah vaksin Covid-19 pertama yang diperkenalkan di Hong Kong, sebelum Pfizer-BioNTech yang akan tiba pada akhir Februar


Seperti dikutip dari Reuters, Lam mengenakan kaus putih menerima dosis pertama vaksin di sebuah gedung perpustakaan utama Hong Kong.

Jajaran kabinet termasuk Menteri Kesehatan Sophia Chan dan Sekretaris Utama Administrasi Matthew Cheung termasuk yang ikut divaksin bersama Lam.

Lam mengimbau seluruh warga untuk mau disuntik vaksin.

"Ini membutuhkan kolaborasi penuh dari rakyat untuk membantu Hong Kong pulih secepat mungkin," ujarnya.

Menkes mengatakan bahwa pemerintah berusaha meyakinkan warga yang khawatir tentang penggunaan Sinovac. Ia menyatakan standar untuk menerima vaksin belum diturunkan dan tidak ada tekanan dari China agar disetujui.

Hong Kong mengeluarkan izin penggunaan (authorization emergency use) untuk vaksin Sinovac buatan China pada pekan lalu.

Panel penasihat pemerintah pada hari Selasa (16/2) sepakat mendukung penggunaan vaksin Sinovac dengan mengatakan manfaatnya lebih besar dibandingkan risikonya. Mereka menyebut telah menerima data efikasi vaksin Sinovac sebesar 62,3 persen setelah pemberian dua kali suntikan

Satu juta dosis vaksin Sinovac tiba dari Beijing pada Jumat (19/2). Mulai Jumat (26/2), sebanyak 7,5 juta penduduk Hong Kong bisa mendapatkan vaksinasi setelah mendaftar secara online.

Warga akan diizinkan memilih jenis vaksin.

Sentimen anti-China terus meningkat di Hong Kong, terlebih setelah undang-undang keamanan nasional diberlakukan di wilayah itu.

Pengunjuk rasa turun ke jalan untuk menentang apa yang mereka lihat sebagai penguatan cengkeraman China atas wilayah tersebut.

Sebuah survei yang dilakukan Universitas Hong Kong menemukan kurang dari 30 persen orang yang ingin disuntik vaksin Sinovac.

Hong Kong mendapatkan total 22,5 juta dosis vaksin Covid-19 dari Pfizer, Sinovac dan AstraZenca. Wilayah ini memiliki 10.800 kasus virus corona dan 197 kematian.

(isa/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK