Nihil Penularan B117, Auckland Cabut Semua Pembatasan Corona

Associated Press, CNN Indonesia | Jumat, 12/03/2021 07:35 WIB
PM Selandia Baru Jacinda Ardern mencabut semua pembatasan yang sempat diberlakukan di kota Auckland setelah nihil penularan Covid-19 B117 dalam dua pekan. Selandia Baru mencabut semua pembatasan di kota Auckland. (Foto: AFP/MARTY MELVILLE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengumumkan pencabutan semua pembatasan akibat pandemi Covid-19 di kota Auckland. Pencabutan kali ini dilakukan telah tidak ada laporan penularan kasus baru secara lokal dalam dua pekan terakhir.

Ardern mengatakan saat ini Auckland sama dengan kota lain di seluruh negeri yang tidak memiliki batasan pada pertemuan atau aktivitas.

"Saya tahu semua orang di Auckland akan menantikan akhir pekan dengan batasan yang lebih sedikit," kata Ardern dalam konferensi pers, Jumat (12/3) seperti mengutip Reuters.


Auckland sebelumnya berada dalam penguncian (lockdown) selama tujuh hari setelah mendeteksi penularan Covid-19 secara lokal.

Pemberlakuan lockdown tersebut diterapkan setelah ditemukannya varian baru virus Covid-19 B117 dari Inggris. Tidak ada kasus Covid-19 lokal baru yang tercatat 7 Maret 2020 lalu.

Secara bertahap lockdown mulai dikurangi, namun beberapa batasan termasuk pertemuan publik dan aktivitas warga tetap diberlakukan. Selain itu, warga juga diwajibkan menggunakan masker di angkutan umum.

Selandia Baru sejauh ini menuai pujian setelah dianggap sangat berhasil mencegah penyebaran pandemi. Negeri Kiwi melakukan langkah-langkah protokol kesehatan masyarakat yang cepat dikombinasikan dengan pelacakan kontak yang massif, penutupan perbatasan dan karantina wajib bagi para pelancong.

Sejauh ini Selandia Baru memiliki sekitar 2.000 kasus Covid-19 dengan 26 kematian.

Mulai bulan lalu Selandia Baru mulai meluncurkan program vaksinasi Covid019 secara nasional. Pemerintah menargetkan untuk bisa menginokulasi sleuruh populasinya pada akhir tahun ini.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK