RI-Inggris Desak Militer Myanmar Setop Kekerasan ke Rakyat

CNN Indonesia | Rabu, 07/04/2021 17:05 WIB
Indonesia dan Inggris sepakat mendesak militer Myanmar untuk menghentikan segala penggunaan kekerasan terhadap warga sipil di negara tersebut. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. (Dok. Kemlu RI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia dan Inggris sepakat mendesak militer Myanmar untuk menghentikan segala penggunaan kekerasan terhadap warga sipil di negara tersebut.

Hal itu diutarakan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, bersama Menlu Inggris, Dominic Raab, usai melakukan pertemuan bilateral di Jakarta pada Rabu (7/4).

"Terkait isu Myanmar, kami berdua memiliki keprihatinan yang sama dan terus mendesak militer Myanmar untuk menghentikan penggunaan kekuatan berlebihan demi mencegah korban warga sipil bertambah," kata Retno saat menyampaikan pernyataan pers bersama secara virtual.


Retno mengatakan dia dan Raab juga mendiskusikan bagaimana komunitas internasional, termasuk Inggris, bisa mendukung upaya ASEAN membantu menyelesaikan situasi di Myanmar.

Pernyataan itu diungkapkan Retno dan Raab ketika situasi di Myanmar belum menunjukkan tanda-tanda mereda setelah dua bulan lebih kudeta militer berlangsung.

Pemberontakan rakyat sipil terhadap pemerintahan junta militer terus meluas di penjuru Myanmar. Aparat keamanan pun semakin brutal menindak para demonstran anti-kudeta.

Menurut kelompok aktivis Asosiasi untuk Tahanan Politik (AAPP), setidaknya 564 orang telah tewas oleh aparat keamanan Myanmar sejak kudeta 1 Februari lalu. Sejauh ini, sebanyak 2.667 orang juga telah ditahan junta militer akibat perlawanan mereka.

Tak hanya pedemo dan aktivis, junta militer juga mengeluarkan surat penangkapan terhadap setidaknya 80 selebriti, influencer media sosial, jurnalis, model, hingga musisi. Militer mendakwa 80 seniman itu dengan tuduhan penghasutan.

Pemimpin negara ASEAN juga dikabarkan akan segera menggelar rapat darurat di Jakarta untuk membahas situasi di Myanmar. Namun, Retno belum mau mengungkap detail pertemuan ASEAN itu.

Dalam kesempatan yang sama, Raab menyatakan hal serupa terkait isu Myanmar.

Raab juga mengatakan saat ini Inggris tengah mengajukan diri untuk bisa menjadi mitra dialog ASEAN. Hal itu, katanya, menunjukkan komitmen Inggris untuk memperkuat kemitraan dengan negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Selain isu Myanmar dan ASEAN, Retno dan Raab juga membicarakan isu bilateral terutama peningkatan kerja sama perdagangan dan dalam bidang kesehatan.

Retno mengatakan Inggris merupakan investor terbesar kedua dari Eropa bagi Indonesia dan mitra dagang terbesar kelima dari Eropa untuk Indonesia.

"Kerja sama kesehatan merupakan hal fundamental yang bisa membantu kita membangun pertahanan dalam industri kesehatan. Inggris merupakan mitra tepat bagi Indonesia untuk mengembangkan kerja sama dalam bidang kesehatan," kata Retno.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK