Pemakaman Pangeran Philip Bakal Sederhana tapi Kental Tradisi

tim, CNN Indonesia | Minggu, 11/04/2021 19:24 WIB
Pemakaman suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip disebut akan berlangsung secara sederhana, tapi kental dengan tradisi kerajaan. Pemakaman suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip disebut akan berlangsung secara sederhana, tapi kental dengan tradisi kerajaan. (AFP/Hannah McKay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemakaman suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip disebut akan berlangsung secara sederhana, tapi kental dengan tradisi kerajaan. Rencananya mendiang akan dimakamkan di Kapel St George, Kastil Windsor, pada 17 April mendatang.

Seperti dilansir CNN, pemakaman Pangeran Philip akan mematuhi protokol pencegahan penularan pandemi covid-19. Aturan di Inggris saat ini membatasi upacara pemakaman hanya dapat dihadiri oleh 30 orang.

The College of Arms, pihak penyelenggara seremonial Istana Inggris menyampaikan bahwa peti mati mendiang akan dibawa menggunakan Land Rover dari Kastil Windsor ke Kapel St.George. Prosesi pemakaman akan dimulai pada pada 17 April pukul 14:45 waktu setempat.


Selain itu, saat upacara pemakaman akan ada penghormatan senjata dan mengheningkan cipta secara nasional selama satu menit pada pukul 15.00 waktu setempat.

Keluarga kerajaan dan pemerintah Inggris meminta publik tidak berkumpul atau mengirimkan karangan bunga di kediaman kerajaan, lantaran negara tersebut masih dalam pembatasan ketat Covid-19.

Istana Buckingham mengonfirmasi Pangeran Harry akan datang dalam pemakaman tersebut. Namun, Harry akan datang tanpa didampingi Meghan Markle.

Pasalnya, Markle sedang hamil sehingga disarankan untuk tidak bepergian dari Amerika Serikat dengan alasan medis.

Pangeran Philip meninggal pada usia 99 tahun. Kabar itu disampaikan oleh Istana Kerajaan Inggris Buckingham pada Jumat (9/4).

"Dengan rasa sedih yang mendalam, Yang Mulia Ratu menyampaikan suami tercintanya, Yang Mulia Duke of Edinburgh Pangeran Philip meninggal dunia," demikian isi pernyataan itu.

Menurut keterangan itu, Pangeran Philip mengembuskan nafas terakhir di Kastil Windsor.

Pada Maret 2020 lalu, Pangeran Philip sempat dirawat akibat infeksi dan menjalani bedah jantung.Dia juga pernah terlibat kecelakaan jalan raya beberapa waktu lalu saat mengemudikan mobil seorang diri.

Pangeran Philip yang berdarah Yunani menikah dengan Ratu Elizabeth pada 1947. Dia berperan penting dalam modernisasi Kerajaan Inggris usai Perang Dunia II.

(ulf/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK