Jelang Libur Songkran, Thailand Catat Lonjakan Kasus Corona

CNN Indonesia | Senin, 12/04/2021 02:25 WIB
Thailand mencatat 967 kasus baru corona sekaligus menjadi lonjakan infeksi harian tertinggi negara itu. Thailand mencatat 967 kasus baru corona sekaligus menjadi lonjakan infeksi harian tertinggi negara itu.(Mladen ANTONOV / AFP).
Jakarta, CNN Indonesia --

Thailand mencatat 967 kasus baru corona sekaligus menjadi lonjakan infeksi harian tertinggi negara itu. Lonjakan ini terjadi menjelang hari libur nasional Songkran.

Dari infeksi tersebut, 964 kasus adalah penularan dari dalam negeri, termasuk 236 kasus di Ibu Kota Bangkok, pusat penyebaran yang telah menyebar ke sebagian besar dari 77 provinsi di Thailand.

Lonjakan itu terjadi menjelang hari raya besar Songkran, yang dikenal dengan festival air di jalan-jalan raya Thailand. Untuk kedua kalinya tahun ini, perayaan Songkran telah dilarang oleh otoritas setempat karena pandemi corona.


Pihak berwenang telah mendesak orang-orang untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan mengurangi pertemuan untuk membantu membatasi wabah, yang mencakup varian B.1.1.7 yang sangat mudah menular yang pertama kali diidentifikasi di Inggris.

"Saat ini, situasinya mengkhawatirkan. Tetapi kami dapat mengelolanya jika semua orang membantu," kata pejabat kesehatan senior Sopon Iamsirithaworn dikutip dari Antara, Minggu (11/4).

Sedikitnya 38 provinsi telah mewajibkan pengunjung dari daerah berisiko untuk melakukan karantina selama 14 hari. Tempat hiburan malam seperti pub dan bar karaoke di Bangkok dan 40 provinsi akan ditutup hingga 23 April.

Manajer dua tempat hiburan di Bangkok, di mana banyak infeksi dilaporkan, telah dijatuhi hukuman dua bulan penjara karena pelanggaran covid-19. Thailand telah melaporkan 3.661 infeksi domestik sepanjang bulan ini, termasuk 1.294 kasus di Bangkok. Negara itu mencatat total 32.625 kasus, dengan 97 kematian.

(Antara/age)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK