Badan Atom Iran Ungkap Fasilitas Nuklir Terancam Terorisme

CNN Indonesia | Senin, 12/04/2021 05:20 WIB
Organisasi energi atom Iran mengatakan bahwa fasilitas nuklir Natanz dilanda aksi teroris. Ilustrasi reaktor nuklir. (iStockphoto/MichaelUtech).
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi energi atom Iran mengatakan bahwa fasilitas nuklir Natanz dilanda aksi teroris. Pernyataan keluar beberapa jam setelah ada kecelakaan yang menyebabkan pemadaman listrik di sana.

Dilansir dari AFP, kejadian tersebut terjadi sehari setelah Iran mengatakan telah memulai sentrifugal pengayaan uranium canggih di situs tersebut. Keputusan ini melanggar komitmennya di bawah kesepakatan tahun 2015 yang bermasalah dengan kekuatan dunia.

Ali Akbar Salehi, kepala Organisasi Energi Atom Iran (IAEO) mengutuk tindakan sia-sia tersebut, sambil mendesak masyarakat internasional untuk menghadapi terorisme anti-nuklir ini.


Serangan itu dilakukan oleh penentang kemajuan industri dan politik negara, yang bertujuan untuk mencegah perkembangan industri nuklir yang berkembang. Dia tak menyebutkan negara atau entitas apa yang mungkin berada di balik dugaan sabotase.

Juru bicara IAEO Behrouz Kamalvandi sebelumnya melaporkan kecelakaan di fasilitas pengayaan yang disebabkan oleh listrik padam. Kantor berita resmi Fars melaporkan tidak ada yang terluka dan tidak ada pelepasan radioaktif.

Kamalvandi mengatakan telah terjadi kecelakaan di bagian sirkuit listrik fasilitas pengayaan di kompleks Natanz dekat Teheran.

"Penyebab kecelakaan itu sedang dalam penyelidikan dan rincian lebih lanjut akan dirilis nanti," tambahnya. Dia tidak mengatakan apakah listrik hanya terputus di fasilitas pengayaan atau di instalasi lain di lokasi tersebut.

(AFP/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK