KILAS INTERNASIONAL

Sabotase Fasilitas Nuklir Iran hingga Demo Ricuh di AS

CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 06:31 WIB
Israel diduga sabotase fasilitas nuklir Iran sampai demo ricuh penembakan warga kulit hitam di AS. Ilustrasi demonstrasi di Brooklyn Center, Minnesota, Amerika Serikat setelah polisi menembak seorang warga kulit hitam. (AP/Christian Monterrosa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berbagai peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Senin (12/4) kemarin. Mulai dari Israel diduga dalang sabotase fasilitas nuklir Iran sampai demo ricuh penembakan warga kulit hitam di Minneapolis, Amerika Serikat. CNNIndonesia.com merangkum sejumlah kejadian tersebut dalam kilas internasional.


1. Intelijen Israel Diduga Dalang Sabotase Fasilitas Nuklir Iran

Badan Intelijen Israel (Mossad) diduga berada di balik aksi sabotase terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz.

Dilansir Reuters, Senin (12/4), klaim itu disampaikan oleh stasiun radio Israel, Kan Radio, dengan mengutip seorang sumber.


Menurut laporan Kan Radio, sabotase terhadap fasilitas yang menyimpan mesin sentrifugal pengayaan uranium Iran di Natanz dilakukan dalam operasi intelijen Mossad.

Jaringan listrik di fasilitas pengayaan uranium bawah tanah itu padam total pada Minggu (11/4) kemarin diduga akibat serangan siber. Lokasinya berada di selatan Ibu Kota Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menyalahkan Israel atas kejadian itu.

[Gambas:Video CNN]


2. Jumlah Kasus Corona India Nomor 2 di Dunia Usai Salip Brasil

India kini menjadi negara dengan jumlah kasus infeksi virus corona terbesar kedua di dunia.

Negara itu menyalip Brasil yang saat ini berada pada posisi ketiga jumlah kasus infeksi Covid-19 di dunia.

Dilansir Reuters, Senin (12/4), menurut data terkini jumlah kasus infeksi Covid-19 di India mencapai 13.53 juta orang. Sedangkan jumlah kasus corona di Brasil mencapai 13.45 juta orang.

Sementara di posisi teratas masih ditempati Amerika Serikat dengan 31.2 juta kasus infeksi Covid-19.

Pemerintah India menyalahkan lonjakan kasus infeksi itu karena penduduk tidak menaati protokol kesehatan, yakni gemar berkerumun dan tidak mengenakan masker.


3. Demo Usai Polisi AS Tembak Warga Kulit Hitam Berujung Ricuh

Aksi unjuk rasa di Minnesota, Amerika Serikat dipicu penembakan berujung bentrok dengan aparat kepolisian setempat.

Insiden itu terjadi karena massa menuntut keadilan setelah polisi menembak seorang lelaki penduduk setempat bernama Daunte Wright (20). Dia meninggal setelah mobil yang dikendarainya menabrak kendaraan lain, untuk menghindari polisi yang berusaha menangkapnya.

Dilansir Reuters, Senin (12/4), kericuhan antara sekitar seratus pedemo dan polisi antihuru-hara terjadi di kawasan pinggiran Kota Brooklyn Center.

Para demonstran merusak dua mobil polisi, kemudian melempari aparat dengan batu. Beberapa bahkan menyerang dengan memukuli polisi.

Polisi kemudian membalas dan menembakkan peluru karet untuk membubarkan massa.

(ayp/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK