Denmark Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca Sepenuhnya

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 19:24 WIB
Denmark berencana menyetop penggunaan vaksin corona AstraZeneca sepenuhnya akibat kasus penggumpalan darah. Vaksin AstraZeneca. (REUTERS/DADO RUVIC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Denmark berencana menyetop penggunaan vaksin corona AstraZeneca sepenuhnya akibat kasus penggumpalan darah yang diyakini merupakan efek samping dari vaksin tersebut.

Laporan media lokal TV2 menuturkan keputusan ini akan menunda program vaksinasi corona nasional Denmark hingga beberapa minggu ke depan.

Otoritas kesehatan Denmark dikabarkan akan menggelar konferensi pers terkait keputusan itu.


Penghentian penggunaan AstraZeneca ini berlangsung setelah Denmark beberapa kali menunda penggunaan vaksin buatan perusahaan farmasi Inggris tersebut.

Kebijakan itu juga diterapkan setelah Badan pengawas obat Uni Eropa (EMA) pada pekan lalu menetapkan bahwa penggumpalan darah merupakan efek samping langka dari AstraZeneca.

Meski begitu, EMA tetap menganggap AstraZeneca aman dan mendorong masyarakat tetap memakainya lantaran manfaat vaksin tersebut jauh lebih besar dari risikonya.

Selain AstraZeneca, Denmark juga telah menangguhkan semua penggunaan Johnson & Johnson karena kasus pembekuan darah serupa.

Dikutip Reuters, Denmark merupakan negara pertama yang sempat menunda penggunaan AstraZeneca pada awal Maret lalu. Penundaan dilakukan setelah muncul beberapa kasus penggumpalan darah yang dialami sejumlah penerimanya hingga menyebabkan meninggal dunia.

Langkah itu pun diikuti lusinan negara lainnya, termasuk Indonesia. Namun, belakangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menyatakan penggunaan vaksin tersebut.

(rds/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK