Kasus Infeksi Virus Corona India Terdeteksi di Filipina

CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 18:50 WIB
Pemerintah Filipina menyatakan mendeteksi dua kasus pertama infeksi virus corona varian India. Ilustrasi mutasi virus corona. (Dok. CNN.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Filipina menyatakan mendeteksi dua kasus pertama infeksi virus corona varian India.

Dilansir Reuters, Selasa (11/5), Direktur Biro Epidemiologi Kementerian Kesehatan Filipina, Alethea De Guzman, menyatakan kasus infeksi itu dialami oleh dua pelaut Filipina yang tiba pada April lalu. Mereka sempat berlayar ke Uni Emirat Arab dan Oman.

"Kami akan terus mengawasi penyebaran varian virus corona yang terdeteksi di dalam negeri, dan juga varian lain yang sudah dikenali," kata De Guzman.


Dia melanjutkan, kedua pelaut itu sudah menjalani karantina saat kembali ke Filipina dan kondisi mereka saat ini sudah pulih.

Guna mencegah penyebaran virus corona varian mutasi, pemerintah Filipina melarang sementara kedatangan warga Bangladesh, India, Nepal, Pakistan dan Sri Lanka.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia juga mendeteksi kasus infeksi virus corona varian India yakni B.1.617.

Filipina juga mendeteksi kasus infeksi virus corona varian Inggris dan Afrika Selatan. Mereka juga menyatakan ada virus corona mutasi yang berkembang di dalam negeri yang diberi kode varian P.3.

Jumlah kasus infeksi virus corona di Filipina saat ini mencapai 1.1 juta orang, dengan 18.562 orang di antaranya meninggal. Mereka menjadi negara kedua di Asia Tenggara dengan jumlah kasus infeksi dan kematian tertinggi akibat Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan sudah menggolongkan varian virus corona harus sebagai varian yang harus diwaspadai di seluruh dunia. Sebab dari sejumlah riset, varian virus itu lebih mudah menyebar.

(ayp/ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK