India Klaim Covid Turun, WHO Ingatkan Jumlah Tes Masih Kurang

CNN Indonesia | Senin, 17/05/2021 19:43 WIB
Laporan kasus harian Covid-19 di India menunjukkan penurunan. Namun, WHO mengingatkan bahwa angka itu patut dipertanyakan karena jumlah tes masih rendah. Laporan kasus harian Covid-19 di India menunjukkan penurunan. Namun, WHO mengingatkan bahwa angka itu patut dipertanyakan karena jumlah tes masih rendah. (AP/Altaf Qadri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Laporan kasus harian Covid-19 di India menunjukkan penurunan dalam beberapa hari belakangan. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa angka itu patut dipertanyakan karena jumlah tes masih rendah.

"Tes masih kurang di beberapa negara bagian. Ketika Anda melihat tingkat positifnya juga masih tinggi. Jelas jumlah tes masih kurang," ujar Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, seperti dikutip Reuters, Senin (17/5).

Swaminathan mengakui bahwa pemerintah India memang melaporkan penurunan kasus menjadi rata-rata di bawah 300 ribu per hari. Dalam 24 jam belakangan saja, India melaporkan 281.386, turun ketimbang pekan sebelumnya di angka 400 ribuan.


Namun, Swaminathan menekankan bahwa sebagian negara bagian masih melaporkan peningkatan kasus tinggi. Selain itu, positivity rate di kebanyakan negara bagian juga masih tinggi.

"Masih banyak negara bagian yang belum mencapai puncak lonjakan. Kasusnya masih naik terus," ucap Swaminathan.

Vincent Rajkumar, seorang profesor asal India di Mayo Clinic, Amerika Serikat, juga mengakui bahwa laporan mengenai penurunan lonjakan kasus Covid-19 ini hanya ilusi.

[Gambas:Video CNN]

"Penurunan kasus Covid di India ini ilusi. Pertama, karena tes yang kurang, jumlah keseluruhan kasus pasti jauh lebih banyak," tulis Rajkumar di Twitter.

Ia kemudian menuliskan, "Kedua, kasus yang terkonfirmasi juga baru dari tempat-tempat besar. Daerah terpencil belum terhitung."

(has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK