Dubes RI soal Haji: Jokowi Punya Link ke Putra Mahkota Saudi

CNN Indonesia | Rabu, 02/06/2021 13:12 WIB
Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan hingga kini pemerintahan Raja Salman belum mengumumkan keputusan kuota haji 2021. Ilustrasi. Ibadah Haji kala pandemi corona. (Saudi Media Ministry via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan hingga kini pemerintahan Raja Salman belum mengumumkan secara resmi keputusan kuota haji 2021.

Agus menuturkan pemerintah Indonesia termasuk Kedutaan Besar RI di Riyadh sudah melakukan komunikasi melalui semua jalur yang tersedia dengan pihak Saudi untuk meminta kejelasan masalah kuota haji Indonesia tahun ini.

Ia menuturkan upaya komunikasi itu bahkan telah dilakukan Indonesia hingga ke level tertinggi yakni Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS).


"Saya yakin bapak Presiden sangat perhatian tentang masalah umat ini. Saya yakin beliau sudah berusaha luar biasa. Presiden punya 'link khusus' dengan Pangeran MbS. Seorang Menteri kepercayaan MbS pernah berikan 'link komunikasi' tersebut ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Istana Raja Saudi di Riyadh. Saya saksi mata, hanya bertiga waktu itu," kata Agus kepada CNNIndonesia.com pada Rabu (2/6).

Agus menuturkan hingga kini pemerintah Saudi memang belum mengeluarkan pernyataan resmi soal penyelenggaraan ibadah haji 2021.

Riyadh juga belum memberikan tenggat waktu untuk mengumumkan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

"Belum ada informasi soal tenggat waktu. Kami selalu monitor dan berkomunikasi dengan Saudi," kata Agus.

Sejak 2020, Saudi membatasi gelaran ibadah haji hanya untuk penduduk dan warga asing yang telah berada di negara itu demi meredam penularan virus corona. Pemerintah Saudi bahkan masih tetap membatasi jemaah lokal yang dapat melakukan ibadah haji.

Untuk tahun ini, jadwal pemberian kuota dengan skenario sebesar 1,8 persen dengan pemberangkatan 12 kloter seharusnya sudah diberikan Saudi sejak 28 Mei 2021 lalu. Namun hal itu belum ada kepastian sampai saat ini.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan menerima informasi Indonesia tidak mendapat kuota jemaah ibadah haji tahun 2021.

Namun ia tak merinci soal info tersebut. Dasco menuturkan bahwa ketiadaan kuota haji itu menjadi pelajaran bagi Indonesia.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berencana menemui Presiden Jokowi untuk membahas mengenai keputusan pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia tahun 1442 Hijriah/2021 hari ini.

(rds/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK