Israel Tangkap Aktivis Palestina di Sheikh Jarrah Yerusalem

CNN Indonesia | Senin, 07/06/2021 16:42 WIB
Polisi Israel menangkap dua aktivis Palestina yang menjadi penggerak perlawanan pengusiran warga dari lingkungan Sheikh Jarrah Yerusalem Timur. Ilustrasi polisi Israel. (REUTERS/AMMAR AWAD)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi Israel menangkap dua aktivis Palestina yang menjadi penggerak perlawanan pengusiran warga dari lingkungan Sheikh Jarrah Yerusalem Timur, Minggu (6/6).

Video yang beredar di media sosial menunjukkan Muna El-Kurd (23) dijemput dan diborgol dari rumahnya oleh petugas kepolisian Israel.

Saudara kembarnya, Mohammed El-Kurd kemudian menyerahkan diri ke kantor polisi setelah menerima telepon, kata ayahnya, Nabi El-Kurd, mengutip Reuters.


Keluarga El-Kurd menjadi salah satu korban pengusiran paksa dari rumah sendiri setelah pemukim Yahudi Israel memenangkan putusan pengadilan.

Menurut pengakuan Nabi, keduanya dibebaskan beberapa jam kemudian. Polisi tak memberikan komentar apapun saat Mohammed El-Kurd meninggalkan pos polisi.

"Jelas bahwa ini adalah kebijakan untuk membungkam orang, kebijakan untuk menekan dan menakut-nakuti orang," kata Muna El-Kurd dalam sebuah pernyataan di halaman Instagram Sheikh Jarrah usai dibebaskan.

Pendukung mereka pun menyebut penahanan si kembar merupakan bagian dari upaya Israel untuk menghentikan perlawanan terhadap penggusuran di Sheikh Jarrah.

Juru bicara polisi Israel sendiri mengaku telah menangkap seorang penduduk Yerusalem Timur berusia 23 tahun di bawah perintah pengadilan, tanpa secara eksplisit menyebut nama Muna El-Kurd.

Ia ditangkap lantaran dicurigai berpartisipasi dalam kerusuhan yang terjadi di Sheikh Jarrah baru-baru ini.

Penahanan itu terjadi sehari setelah polisi di Sheikh Jarrah menangkap seorang reporter Al Jazeera yang telah meliput aksi protes.

Sebelumnya, pada Oktober tahun 2020, pengadilan Israel mendukung permintaan pemukim Yahudi yang menyebut warga Palestina di Sheikh Jarrah tinggal di tanah yang dulunya milik orang Yahudi.

Sebagai perlawanan, warga Palestina mengajukan banding atas keputusan itu di Mahkamah Agung Israel. Hingga saat ini, pengusiran itu masihditunda.

Kemarahan atas penggusuran paksa turut memicu konflik 11 hari antara tentara Israel dan Hamas di jalur Gaza Mei lalu, yang menyebabkan ratusan korban meninggal.

Ketegangan antara pemukim Yahudi dan Israel mungkin akan berkobar lagi minggu ini saat pawai sayap kanan Yahudi melintasi gerbang Kota Tua Damaskus.

(isa/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK