Covid-19 Melonjak, BOR di Malaysia Tembus 100 Persen

CNN Indonesia | Kamis, 10/06/2021 17:09 WIB
Malaysia melaporkan tingkat keterisian tempat tidur di ICU untuk pasien Covid-19 mencapai 104 persen. Pandemi virus corona di Malaysia. (AFP/MOHD RASFAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Malaysia melaporkan tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di ICU untuk pasien Covid-19 mencapai 104 persen pada Minggu (6/6).

Negeri Jiran tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19 sejak Mei lalu. Untuk menekan laju penyebaran virus, pemerintah bahkan menerapkan penguncian wilayah selama dua pekan, mulai 1 Juni.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah mengatakan penggunaan tempat tidur yang mencapai 104 persen itu mengkhawatirkan, lantaran tak semua pasien kritis mendapat tempat di ICU.


"Rumah sakit nasional juga mengalami peningkatan kategori empat, dan lima pasien membutuhkan oksigen serta bantuan pernapasan, terutama di antara kelompok rentan seperti orang lanjut usia dan mereka yang mempunyai komorbid," ujar Hisham, mengutip The Malaysia Reserve, Rabu (9/6).

Kata Hisham, kapasitas rumah sakit terutama ICU untuk pasien Covid-19 berada dalam level kritis dan dapat terus melonjak jika masyarakat abai protokol kesehatan sehari saja.

"Situasi ini tak bisa dianggap enteng, apalagi jika ada pihak yang menyebarkan informasi yang tak akurat mengenai situasi tersebut."

Namun, tingkat keterisian tempat tidur di bangsal umum dalam dua minggu terakhir menurun. Dari 99 persen menjadi 89 persen.

Demikian pula penggunaan tempat tidur di pusat karantina dan tempat perawatan dengan gejala ringan sebesar 54 persen.

Pada Rabu (9/6) kasus harian Covid-19 di Malaysia sebanyak 6.239. Dari jumlah itu, 6.228 di antaranya transmisi lokal.

"Total kematian (harian) yang tercatat adalah 75, sementara 905 kasus kini sedang menjalani perawatan di ICU dan 453 telah dipasang alat bantu napas kemarin," ujar Hisham.

Hingga kini, total kasus Covid-19 di Malaysia mencapai 634 ribu dengan angka kematian sebanyak 3.611

(isa/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK