Kisah KwaHlathi, Desa Lokasi Demam Berlian di Afrika Selatan

CNN Indonesia | Rabu, 16/06/2021 19:57 WIB
Sebuah tanah lapang di Desa KwalHlathi, Afrika Selatan, menjadi primadona warga negara itu karena temuan batu-batu berlian. Seorang pria menunjukkan batuan diduga berlian yang ditemukan di lahan terbuka desa KwalHlathi, Afrika Selatan. (REUTERS/SIPHIWE SIBEKO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 1.000 orang pencari keberuntungan terpantau berbondong-bondong mendatangi desa KwalHlathi di Provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, awal pekan ini, Senin (15/6).

Mereka yang mendatangi desa itu--umumnya--berasal dari hampir seluruh wilayah Afrika Selatan setelah mendengar penemuan-penemuan berlian di KwalHlathi.

Empunya desa KwalHlathi itu sendiri sudah melakukan penggalian mencari berlian sejak Sabtu (12/6) setelah mendengar salah satu warganya menemukan batuan kristal di lahan terbuka yang kini dipenuhi ribuan orang.


Mendo Sabelo, salah satu penggali di sana, mengatakan penemuan kristal itu telah memancing orang lain untuk mengubah hidup mereka.

"Hal ini bermakna hidup kami akan berubah, karena [sebelumnya] tidak ada yang punya pekerjaan yang layak. Saya [sebelumnya] melakukan pekerjaan sambilan. Ketika saya kembali ke rumah bersama mereka [temuan batu kristal], [keluarganya] akan sangat bahagia," ujar Sabelo, 27, yang telah beranak dua tersebut seperti dikutip dari Reuters, Rabu (16/6).

Serupa Sabelo, Skhumbuzo Mbhele yang merupakan seorang pengangguran mengaku tertarik datang KwalHlathi demi mendapatkan keberuntungan menemukan berlian.

"Saya belum pernah melihat apalagi memegang sebuah berlian sepanjang hidup saya. Ini adalah pertama kali saya memegangnya di sini," ujar Mbhele.

Fortune seekers are seen flocking to the village after pictures and videos were shared on social media showing people celebrating after finding what they believe to be diamonds, in the village of KwaHlathi outside Ladysmith, in KwaZulu-Natal province, South Africa, June 14, 2021. REUTERS/Siphiwe SibekoLahan terbuka di Desa KwalHlathi yang ramai dipenuhi warga pencari berlian, 14 Juni 2021. (REUTERS/SIPHIWE SIBEKO)

Pemandangan di KwalHlathi pun kini terlihat para pencari keberuntungan, serta antrean panjang mobil yang diparkir di sisi jalanan berkerikil desa tersebut--beberapa meter dari lapangan terbuka tempat ditemukannya berlian-berlian.

Beberapa bahkan dilaporkan sudah mulai menjual batu tersebut, dengan harga mulai dari 100 - 300 rand (sekitar Rp103.392-Rp310.000)

Terkait penemuan berlian-berlian di KwalHlathi tersebut, pemerintah Afsel pun menerjunkan tim peneliti dari Departemen Pertambangan. Tim yang terdiri atas ahli geologi dan pertambangan itu mengambil sampel dan mengumpulkannya untuk dianalisis.

A man uses a pickaxe to dig as fortune seekers flock to the village after pictures and videos were shared on social media showing people celebrating after finding what they believe to be diamonds, in the village of KwaHlathi outside Ladysmith, in KwaZulu-Natal province, South Africa, June 14, 2021. REUTERS/Siphiwe SibekoPria, perempuan, tua, muda warga Afrika Selatan mencari berlian di lahan terbka di luar edsa KwaHlathi, Provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, 14 Juni 2021. (REUTERS/SIPHIWE SIBEKO)

Departemen Pertambangan Afsel menyatakan laporan teknis resmi terkait situasi di KwalHlathi itu pun akan segera diterbitkan setelah analisis.

Pemerintah provinsi sejak itu telah meminta semua yang terlibat untuk meninggalkan lokasi untuk mengizinkan pihak berwenang melakukan pemeriksaan yang tepat, di tengah kekhawatiran orang-orang yang menggali di lokasi berpotensi menyebarkan virus corona.

Sebagai informasi, perekonomian Afsel telah lama menderita karena tingkat pengangguran yang sangat tinggi sehingga menjebak jutaan orang dalam kemiskinan dan ketidaksetaraan yang bertahan hampir tiga dekade setelah berakhirnya apartheid pada 1994 silam. Pandemi virus corona pun makin memperburuk kondisi tersebut.

(Reuters/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK