Suu Kyi Berterima Kasih atas Aksi Gerakan Bunga Simpatisannya

CNN Indonesia | Senin, 21/06/2021 22:18 WIB
Pemimpin terguling Myanmar mengucapkan terima kasih atas aksi unjuk rasa simpatisan pada hari ulang tahunnya dengan melakukan gerakan bunga. Aksi pendukung pemimpin terguling Myanmar, Aung San Suu Kyi (dalam poster). (REUTERS/STRINGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin terguling Myanmar, Aung San Suu Kyi, mengucapkan terima kasih atas aksi unjuk rasa simpatisan pada hari ulang tahunnya dengan melakukan gerakan bunga.

Ucapan terima kasih Suu Kyi itu diungkap kuasa hukumnya setelah kelanjutan persidangan di Pengadilan Nay Pyi Taw, Senin (21/6).

"Dia [meminta] menyampaikan terima kasihnya dan berbagi doanya juga untuk rakyat," ujar pengacara Suu Kyi, Khin Maung Zaw, seperti dikutip dari AFP.


Maung Zaw pun mengabarkan bahwa Suu Kyi saat mengikuti kelanjutan persidangan itu pun dalam keadaan sehat.

Sebelumnya pada Sabtu (19/6), demonstran kelompok antijunta Myanmar merayakan ulang tahun Suu Kyi dengan berunjuk rasa di sejumlah wilayah. Suu Kyi diketahui berulang tahun yang ke-76 pada Sabtu lalu.

Di Yangon, pengunjuk rasa memasang poster di kabel listrik berisi ucapan selamat ulang tahun kepada Suu Kyi dan mengekspresikan solidaritas. Beberapa lainnya berbaris dengan payung hitam dan spanduk dengan foto Suu Kyi yang bertuliskan, "Bebas dari rasa takut."

Demonstran di Dawei membuat kue ulang tahun raksasa berwarna merah muda. Kue itu dibawa dalam aksi protes mereka di jalanan.

Warga Myanmar juga meniru ciri khas Aung San Suu Kyi dengan menyelipkan bunga di rambut mereka. Mereka juga mengunggah foto di media sosial. Salah Satunya adalah Miss Universe Myanmar Thuzar Wint Lwin.

"Semoga pemimpin kita sehat," tulis Lwin yang mengenakan bunga merah di rambutnya.

Sejumlah aktivis juga memberikan dukungan kepada Suu Kyi karena ditahan dengan tidak adil oleh militer. Kendati demikian, Suu Kyi dinilai tetap harus bertanggung jawab terhadap Rohingya.

Akses Komunikasi Terbatas

Sejak ditahan junta militer pada Februari 2020, akses Suu Kyi terhadap dunia luar terbilang terbatas. Bahkan, sebelum persidangan dimulai di pengadilan Myanmar, kuasa hukumnya pun terbatas untuk menemuinya.

Barulah setelah persidangan dimulai sejak pekan lalu, kuasa hukumnya bisa lebih intens menemui Suu Kyi dan mengabarkan kondisinya kepada publik.

Tim kuasa hukum Suu Kyi sendiri memperkirakan persidangan atas Suu Kyi yang digelar saban Senin dan Selasa itu akan selesai pada 26 Juli.

Lanjutan sidang pada hari ini mendengarkan kesaksian dalam perkara pelanggaran pembatasan terkait Covid-19 dalam pelaksanaan pemilu yang dimenangkan partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), dan perkara impor ilegal radio panggil (walkie talkie).

Persidangan ini sendiri berlangsung tertutup, dan wartawan dilarang masuk untuk meliputnya.

Perkara lain yang didakwakan kepada Suu Kyi adalah persoalan pelanggaran undang-undang kerahasiaan dan dugaan menerima pembayaran emas secara ilegal.

(AFP/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK