Warga Palestina-Israel Bentrok di Yerusalem, 4 Orang Ditahan

CNN Indonesia | Selasa, 22/06/2021 19:19 WIB
Setidaknya empat orang ditahan setelah bentrokan antara warga Palestina dan pemukim Israel di Yerusalem pecah pada Senin (21/6) malam. Ilustrasi bentrokan di Yerusalem. (Reuters/Ammar Awad)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setidaknya empat orang ditahan setelah bentrokan antara warga Palestina dan pemukim Israel di Yerusalem pecah pada Senin (21/6) malam.

Kepolisian Israel menyatakan bahwa mereka menahan empat orang setelah bentrokan di Sheikh Jarrah tersebut pada Selasa (22/6). Namun, mereka belum mengetahui pihak mana yang menyulut pertikaian.

Namun, sejumlah saksi mata mengatakan kepada Associated Press bahwa bentrokan terjadi ketika sekelompok pemukim Yahudi Israel berusaha mengusir sejumlah keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah.


Akibat bentrokan ini, setidaknya dua orang terluka, salah satunya seorang pria lansia yang terpukul di bagian kepala. Bulan Sabit Merah langsung membawa korban terluka ke rumah sakit.

Menurut keterangan Bulan Sabit Merah, para pemukim Israel masih berupaya melempari ambulans dengan batu.

Pertikaian ini merupakan bentrokan terbaru di Sheikh Jarrah, kompleks yang menjadi pusaran keributan di mana warga Palestina dan pemukim Israel saling klaim tanah.

Israel mengklaim bahwa warga Palestina menempati tanah nenek moyang mereka di Sheikh Jarrah. Berdasarkan undang-undang Israel, warganya dapat mengusir warga Palestina dan mengklaim sepihak tanah tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Pertikaian di Sheikh Jarrah ini pula yang memicu pertempuran antara Israel dan faksi Palestina penguasa Jalur Gaza, Hamas, pada Mei lalu.

Untuk meredam ketegangan, Mahkamah Agung Israel menyatakan bahwa pengusiran warga Palestina harus ditangguhkan.

Namun menurut sejumlah kelompok pemerhati hak asasi manusia, pengusiran warga Palestina itu pasti akan berlanjut ketika sudah tak ada lagi perhatian internasional.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK