Tentara Israel Tembak Mati Bocah Palestina di Tepi Barat

CNN Indonesia | Kamis, 29/07/2021 13:08 WIB
Pasukan Israel menembak bocah Palestina hingga tewas di wilayah Tepi Barat, Rabu (28/7) Ilustrasi tentara Israel. (AP/Ariel Schalit)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Israel menembak bocah Palestina hingga tewas di wilayah Tepi Barat, Rabu (28/7). Pejabat Palestina mengatakan anak laki-laki berumur 12 tahun itu ditembak saat sedang berada di dalam mobil bersama ayahnya.

Penembakan itu terjadi di Beit Ummar, dekat kota Hebron.

Seperti dikutip dari Reuters, militer Israel mengatakan salah satu tentaranya melepaskan tembakan ke arah ban mobil setelah menyimpulkan kendaraan itu terlibat "aktivitas mencurigakan" pada hari sebelumnya. Namun Palestina membantah laporan tersebut.


"Kami sedang menyelidiki klaim bahwa seorang anak Palestina di bawah umur tewas akibat tembakan itu. Insiden itu sedang diselidiki oleh perwira komandan senior," kata militer dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebut bocah bernama Mohammed al-Alami itu ditembak di dada, lalu meninggal beberapa jam setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Militer Israel mengatakan pasukan mereka sempat melihat dua pria memasuki daerah itu dengan mobil pada hari sebelumnya. Mereka keluar dari mobil, kemudian "(menggali) tanah sebelum meninggalkan tempat kejadian".

"Pasukan mendekati tempat kejadian dengan hati-hati dan setelah diperiksa ditemukan dua tas, salah satunya berisi mayat bayi yang baru lahir," kata militer.

Wali Kota Beit Ummar Nasri Sabarneh mengatakan bahwa sebuah keluarga desa telah menguburkan anak perempuan mereka yang baru lahir di daerah itu pada hari Rabu.

"Pasukan mendatangi kuburan dan menggali kuburan gadis itu beberapa jam setelah dimakamkan," kata Wali Kota Nasri Sabarneh kepada kantor berita resmi Palestina, Wafa.

Esok harinya, kata militer, pasukan melihat mobil yang sama yang terlibat dalam pemakaman tersebut.

"Pasukan berusaha menghentikan kendaraan menggunakan prosedur standar termasuk berteriak dan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Setelah kendaraan tidak berhenti, salah satu tentara menembak ke arah ban untuk menghentikannya."

Wali Kota mengaku mengenal keluarga itu, dan telah berbicara dengan ayahnya. Polisi militer Israel kini sedang menyelidiki insiden tersebut.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK