Covid Melonjak, Vietnam Desak RS Swasta Ikut Tangani Pasien

CNN Indonesia | Sabtu, 31/07/2021 03:30 WIB
Kementerian Kesehatan Vietnam mengeluarkan seruan yang mendesak rumah sakit swasta bersedia merawat pasien Covid-19. Ilustrasi pasien Covid-19. (iStock/Morsa Images)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan Vietnam mengeluarkan seruan yang mendesak rumah sakit swasta bersedia merawat pasien Covid-19.

Melalui pernyataan pada Jumat (30/7), Kementerian Kesehatan Vietnam meminta fasilitas kesehatan swasta mulai dari rumah sakit hingga klinik yang ditunjuk pemerintah harus menyediakan tempat tidur, peralatan, dan tenaga kesehatan mereka untuk merawat pasien Covid-19.

Dengan kebijakan itu, Vietnam akan memiliki 20 ribu tempat tidur tambahan di 229 rumah sakit swasta untuk merawat pasien Covid-19.


"Pandemi Covid-19 berkembang dengan cara yang kompleks dan tren yang memburuk di banyak kota dan provinsi," kata Kemenkes Vietnam dalam pernyataan tersebut seperti dilansir Reuters.

Seruan itu muncul ketika Vietnam tengah menghadapi lonjakan infeksi Covid-19 akibat penyebaran varian Delta virus corona yang sangat menular.

Sampai saat ini, Vietnam masih mempertahankan kebijakan yang mengharuskan seluruh pasien positif Covid-19, termasuk bergejala ringan maupun tanpa gejala, dirawat di rumah sakit yang dikelola negara.

Namun dengan peningkatan kasus Covid-29 yang signifikan, kapasitas rumah sakit di Vietnam mulai penuh.

Di 17 provinsi selatan Vietnam, puluhan bangsal Covid-19 sementara didirikan di sejumlah perkebunan dan pabrik.

Pemerintah Kota Ho Chi Minh pun melonggarkan kebijakan dengan mengizinkan pasien gejala ringan dan tanpa gejala melakukan isolasi mandiri di rumah.

Setelah berhasil mengendalikan penularan Covid-19 di awal kemunculan pandemi, Vietnam menghadapi rekor peningkatan infeksi virus corona sejak akhir April.

Sampai saat ini, negara di Asia Tenggara mendeteksi total 133 ribu kasus, 85 persen di antaranya terjadi selama sebulan terakhir.

Sebelum gelombang baru Covid-19 muncul pada akhir April, Vietnam mencatat 3.000 kasus infeksi dan berhasil mempertahankan nihil penularan selama beberapa waktu. Vietnam bahkan digadang menjadi salah satu negara yang berhasil mengendalikan virus corona saat itu.

(rds/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK