Pantai Gading Deteksi Flu Burung, Ternak Unggas Dimusnahkan

CNN Indonesia | Jumat, 20/08/2021 02:35 WIB
Pantai Gading mendeteksi wabah virus flu burung (H5N1) di pasar dan peternakan unggas dekat Ibu Kota Abidjan. Ilustrasi. Pantai Gading mendeteksi wabah virus flu burung (H5N1) di dekat pasar dan peternakan unggas di dekat Ibu Kota Abidjan. (ANTARA FOTO/Jojon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pantai Gading mendeteksi wabah virus flu burung (H5N1) di dekat pasar dan peternakan unggas di dekat Ibu Kota Abidjan.

Menurut Kementerian Pertanian Pantai Gading, mereka tengah mengambil langkah buat menahan laju penyebaran virus flu burung itu.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (19/8), pemerintah setempat menyatakan wabah itu baru terkuak setelah mereka mendeteksi ternak unggas yang meninggal dalam jumlah besar di daerah Grand Bassam, sekitar 42 kilometer dari Abidjan, pada 20 Juli lalu.


Buat mencegah penyebaran infeksi, saat ini pergerakan ternak unggas di Grand Bassam dibatasi. Selain itu impor unggas dari negara lain yang juga dinyatakan positif virus flu burung untuk sementara dihentikan.

Pemerintah setempat terpaksa memusnahkan unggas yang berada di daerah itu buat mencegah penyebaran, tetapi tidak merinci jumlahnya.

Wabah flu burung di Pantai Gading terjadi pada 2006 dan 2015 silam. Mereka adalah salah satu dari sejumlah negara di kawasan Afrika Barat yang menyatakan menemukan kasus flu burung.

Akibat wabah itu, pemerintah Togo dan Ghana juga memusnahkan ribuan burung setelah mendeteksi flu burung pada Juni dan Juli lalu. Wabah itu juga terdeteksi di Niger, Burkina Faso, Nigeria, Mauritania, dan Senegal pada tahun ini.

(ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK