Pangeran Andrew Tolak Gugatan Pelecehan Seksual

CNN Indonesia
Selasa, 14 Sep 2021 21:01 WIB
Pengacara Pangeran Andrew, Andrew B. Bettler menolak gugatan pelecehan seksual yang diajukan perempuan Amerika Serikat Virginia Giuffre. Pangeran Andrew menolak gugatan atas pelecehan seksual. (AFP/JOHN THYS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengacara Pangeran Andrew, Andrew B. Bettler menolak gugatan atas pelecehan seksual yang diajukan perempuan Amerika Serikat Virginia Giuffre.

Giuffre menuduh Pangeran Andrew bahwa adik dari Pangeran Charles itu melecehkannya ketika ia berusia 17.

"Ini adalah gugatan yang tidak berdasar, tidak dapat dipertahankan, berpotensi melanggar hukum," kata Brettler dalam konferensi pengadilan.


Pada sidang pengadilan Distrik AS di Manhattan, Bettler juga menyampaikan bahwa penggugat disebut telah menandatangani kesepakatan terkait tuntutan pada Pangeran Andrew pada tahun 2009.

"Ada kesepakatan penyelesaian yang telah dilakukan penggugat dalam tindakan sebelumnya yang membebaskan Duke dan lainnya dari setiap dan semua potensi tanggung jawab," tambah Brettler.

Brettler juga mengklaim Giuffre tidak melayani Andrew dengan benar di bawah hukum Inggris dan Konvensi Den Haag. Pengacara Giuffre membantah klaim itu.

"Kami telah melayaninya dengan baik," kata David Boies kepada Hakim Distrik AS, Lewis Kaplan, di Manhattan.

Melansir Reuters, Giuffre mengatakan bahwa pelecehan yang ia terima dilakukan bersama Investor Jeffrey Epstein. Andrew membantah tuduhan ini.

Giuffre sendiri merupakan salah satu korban kasus pelecehan seksual yang dilakukan mendiang pemodal asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein. Ia bunuh diri setelah jaksa AS mendakwanya atas eksploitasi seksual yang dilakukannya pada puluhan perempuan.

Menurut berkas pengaduan Giuffre, Andrew dikabarkan memaksa Giuffre untuk melakukan hubungan seksual yang tidak diinginkan di rumah salah satu sosialita Inggris dan teman Epstein, Ghislaine Maxwell, di London.

Andrew juga melecehkan Giuffre di rumah besar Epstein di Upper East Side Manhattan dan di pulau pribadi milik Epstein di Kepulauan Virgin AS.

Selain itu, Giuffre dalam wawancara bersama BBC pada 2019 silam mengaku bahwa dia dijual dan dipaksa oleh Epstein untuk berhubungan seksual saat masih di bawah umur dengan Pangeran Andrew yang bergelar Duke of York.

Gugatan Giuffre menempatkan Andrew dalam posisi yang sulit karena dia dapat ditahan akibat menghindari pengadilan, bila Andrew memilih untuk mengabaikan gugatan ini.



(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER