PBB Perpanjang Misi di Afghanistan Hingga 6 Bulan ke Depan

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 18/09/2021 00:03 WIB
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk memperpanjang misi PBB di Afghanistan selama enam bulan hingga Maret 2022. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk memperpanjang misi PBB di Afghanistan selama enam bulan hingga Maret 2022.(Foto: Istockphoto/ Baona)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk memperpanjang misi PBB di Afghanistan selama enam bulan hingga Maret 2022. PBB juga meminta Taliban untuk menciptakan pemerintahan yang inklusif.

Dewan keamanan yang beranggotakan 15 orang itu memutuskan untuk melanjutkan misi politik bertajuk UNAMA yang fokus menangani isu-isu pembangunan. Afghanistan menjadi perhatian penting sejak Taliban merebut pemerintahan.

Dalam dokumen tersebut, PBB menekankan pentingnya pembentukan pemerintahan yang inklusif dan representatif. Saat ini, pemerintahan sepenuhnya terdiri dari anggota Taliban dan tidak ada perempuan.


"Partisipasi penuh, setara dan bermakna perempuan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, termasuk untuk perempuan, anak-anak dan minoritas," tulis PBB.

Selain itu, dalam misi ini PBB juga memastikan akan terus berperan dalam perdamaian dan stabilitas Afghanistan.

Para diplomat menyatakan Taliban tidak keberatan dengan perpanjangan misi PBB di Afghanistan.

"Mereka lebih pragmatis," kata seorang spesialis Afghanistan PBB, dikutip dari AFP.

Perwakilan PBB itu juga menyebut Taliban membutuhkan kehadiran PBB.

"Taliban membutuhkan PBB dan ini adalah pengaruh kami," kata perwakilan PBB itu.

Dewan Keamanan PBB juga meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk memberikan penjelasan setiap bulan mengenai situasi terbaru di Afghanistan hingga misi berakhir.

PBB juga harus membuat laporan tertulis untuk misi masa depan pada 31 Januari 2022.

(ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK