Gegara Erupsi Cumbre Vieja, Bandara Kepulauan Canaria Ditutup

CNN Indonesia
Minggu, 26 Sep 2021 06:23 WIB
Berdasarkan data dari program Observasi Bumi Copernicus milik Uni Eropa, lava telah menghancurkan sekitar 420 bangunan dan menutupi lebih dari 190 hektare lahan. Lava yang terlihat mengalir dari bibir kawah Cumbre Vieja disaksikan dari kejauah di La Palma, Kep Canaria, Spanyol, 19 September 2021. (AP/Jonathan Rodriguez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gegara erupsi gunung api Cumbre Vieja, Bandara Kepulauan Canaria di Pulau La Palma, ditutup untuk penerbangan ke wilayah Spanyol lainnya, Sabtu (26/9).

Gunung Cumbre Vieja adalah gunung api yang kembali menunjukkan peningkatan aktivitas dalam sepekan terakhir.

Seperti dilansir AFP, gara-gara hujan abu dari Cumbre Vieja setidaknya tujuh penerbangan pada Jumat (24/9) telah dibatalkan.


"Bandara ditutup karena tebalnya abu," demikian pernyataan pengelola bandara, Aena.

"Operasi pembersihan sudah dimulai, tetapi situasi bisa berubah waktu ke waktu," sambungnya.

Lebih banyak evakuasi pun telah dilakukan pada Jumat lalu di kota El Paso, menyusul ledakan besar dan pembukaan baru dilaporkan terjadi di Gunung APi itu.

Setidaknya sudah lebih dari 6.200 orang terpaksa mengungsi, di mana 400 di antaranya adalah turis.

Berdasarkan data dari program Observasi Bumi Copernicus milik Uni Eropa, lava telah menghancurkan sekitar 420 bangunan dan menutupi lebih dari 190 hektare lahan.

Perdana Menteri Pedro Sanchex pun telah mengumumkan La Palma sebagai daerah terdampak bencana alam sehingga memungkinkan bantuan finansial kepada warganya.

Sejauh ini dilaporkan tak ada korban, tetapi kerusakan material akibat erupsi gunung yang baru pertama kali terjadi sejak 50 tahun lalu.

Erupsi gunung yang berdampak pada wilayah dengan sekitar 85 ribu penduduk itu itu terakhir kali terjadi pada 1971.

(AFP/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER