101 TEKNO

Mengenal Beda Surface Web, Deep Web dan Dark Web

CNN Indonesia
Sabtu, 25 Sep 2021 13:48 WIB
Surface Web, Deep Web dan Dark Web adalah bagian dari internet dengan muatan dan cara penjelajahan yang berbeda. Surface Web, Deep Web dan Dark Web adalah bagian dari internet dengan muatan dan cara penjelajahan yang berbeda. (BreakingPic/Pexels)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengguna internet kemungkinan sering mendengar istilah deep web dan dark web, tetapi mayoritas tidak mengetahui perbedaan sesungguhnya dari kedua istilah tersebut.

Sebagian orang mengira bahwa kedua situs tersebut sama dan mengacu pada hal ilegal.

Inti dari kedua jejaring siber itu adalah menyimpan informasi yang tidak banyak dikunjungi oleh pengguna internet pada umumnya.
Secara umum internet dibagi menjadi tiga kategori umum yaitu surface web, dark web, dan deep web.


Surface web merupakan bagian dari world wide web atau www yang biasa kita gunakan pada umumnya untuk mencari berbagai informasi di internet lewat mesin pencari seperti Google, Bing dan Yahoo.

Bagian itu diibaratkan dengan permukaan gunung es yang hanya dapat dilihat dari atas permukaan laut, yang di bawahnya masih terdapat bagian yang sulit ditelusuri.

Surface web hanya menyediakan kurang lebih 10 persen dari informasi yang terdapat di Internet dengan peladen yang menyediakan halaman web publik yang dapat diakses dengan mudah.

Deep Web

Deep web adalah istilah untuk bagian di internet yang konten di dalamnya tidak bisa diakses oleh mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. Peramban itu hanya menggunakan tautan untuk memberi peringkat hasil pencarian menurut hal-hal seperti relevansi, tautan masuk, dan kata kunci.

Isi deep web tidak seperti yang diasumsikan oleh masyarakat yang berisi kegiatan ilegal dan lainnya. Namun, deep web berisi konten berbayar.

Selain itu, isi deep web adalah pesan e-mail, chat, konten yang bersifat pribadi di media sosial, laporan e-banking, catatan kesehatan, dan lainnya.

Artinya, konten deep web bukan ilegal melainkan hanya bisa diakses oleh pemiliknya saja.

Lantaran tidak bisa dideteksi mesin pencari, deep web memiliki keuntungan yaitu memberikan lebih banyak privasi kepada penggunanya. Umumnya deep web dilengkapi dengan enkripsi agar konten di dalamnya lebih aman.

Misalnya data-data yang tersimpan di komputasi awan (cloud) seperti Google Drive dan One Drive tidak akan bisa diakses oleh orang lain, kecuali orang tersebut mengetahui kata sandi untuk masuk ke akun cloud terkait.

Hal ini membuat pengguna internet bisa merasa lebih nyaman ketika menyimpan data pribadi mereka di internet.

Bersambung ke halaman berikutnya >>>

Mengenal Beda Surface Web, Deep Web dan Dark Web

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER