Trudeau Umumkan Kabinet Baru, Ada Menteri Kesehatan Mental

AFP | CNN Indonesia
Rabu, 27 Oct 2021 00:10 WIB
Justin Trudeau yang kembali terpilih jadi Perdana Menteri Kanada memperkenalkan kabinet barunya. Justin Trudeau yang kembali terpilih jadi Perdana Menteri Kanada memperkenalkan kabinet barunya. (Foto: Dave Chan / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memperkenalkan susunan kabinet menteri barunya di Ottawa, Selasa (26/10).

Jajaran menteri di isi nama lama, namun sejumlah nama baru cukup menjadi perhatian termasuk posisi menteri lingkungan dan perubahan iklim.

Trudeau tunjuk Steven Guilbeault, seorang aktivis lingkungan senior menjadi menteri lingkungan dan perubahan iklim.


Sementara itu, Anita Anand ditunjuk menjadi menteri pertahanan menggantikan Hajrit Sajjan yang tersandung kasus pelecehan seksual. Anita Anand merupakan tokoh inti dalam upaya vaksinasi di Kanada.

Kemudian, Melanie Joly ditunjuk sebagai menteri luar negeri. Chrystia Freeland, mempertahankan peran gandanya sebagai wakil perdana menteri dan menteri keuangan.

Kabinet baru Justin Trudeau memiliki jumlah laki-laki dan wanita yang sama. Tak hanya itu, Trudeau juga menambah dua pos kementerian baru, yaitu menteri kesehatan mental dan adiksi, serta menteri perumahan.

Trudeau pilih Carolyn Bennet tempati menteri kesehatan mental dan adiksi, seorang psikolog keluarga yang pernah juga menjabat sebagai menteri kesehatan masyarakat.

Kabinet lengkap Kanada dan Justin Trudeau bisa dilihat di sini.

Trudeau kembali terpilih menjadi Perdana Menteri Kanada September lalu. Dalam sebuah pidato, di periode ini Trudeau memprioritaskan penanganan Covid-19, dan perlawanan terhadap ancaman iklim.

Trudeau dipastikan bakal kembali memegang kendali pemerintahan Kanada setelah Partai Liberal yang ia pimpin meraih suara terbanyak dalam pemilu.

Berdasarkan data pemerintah, Partai Liberal menang di 156 dari 338 daerah pemilihan. Rival terberat Liberal, Partai Konservatif, hanya berhasil merebut suara 119 daerah pemilihan.

Dengan hasil pemilu kali ini, partai Trudeau gagal meraih mayoritas. Para pengamat pun menganggap Trudeau akan kian sulit meloloskan berbagai program pemerintah.

Partai Trudeau sebenarnya merengkuh mayoritas parlemen saat ia menang pemilu pada 2015 lalu. Meski masih ada sejumlah masalah, seperti ketimpangan bisnis dan isu penyalahgunaan dana, popularitas Trudeau masih tinggi.

Namun, Partai Liberal kehilangan suara mayoritas ketika Trudeau tersandung masalah terkait rasialisme pada 2019. Sejak saat itu, popularitas Trudeau terus turun.

(AFP/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER