95 Milisi Houthi Yaman Tewas Sehari di Tangan Koalisi Saudi

AFP | CNN Indonesia
Jumat, 29 Oct 2021 00:30 WIB
Gempuran koalisi Saudi ke Yaman terus berlangsung seiring pemberontakan yang dilakukan milisi Houthi. Gempuran koalisi Saudi ke Yaman terus berlangsung seiring pemberontakan yang dilakukan milisi Houthi. (Foto: AP/Nariman El-Mofty)
Jakarta, CNN Indonesia --

Koalisi yang dipimpin Arab Saudi menyebut telah membunuh 95 milisi Houthi di Yaman dalam 24 jam terakhir di wilayah Marib, Kamis (28/10).

"Membunuh 95 teroris dan merusak 11 kendaraan militer," tulis keterangan resmi dilansir dari AFP.

Koalisi tersebut mengklaim tengah menjalankan 22 operasi, yang menargetkan milisi Yaman di dua distrik selatan Marib.


Sehari sebelumnya, serangan koalisi Saudi juga menewaskan 105 milisi Huthi Yaman lewat serangan udara.

Puluhan hingga ratusan milisi Houthi mati setiap harinya setelah intensitas serangan koalisi Saudi meningkat pertengahan Oktober 2021.

Houthi sendiri menyerukan penguatan cengkraman pada jantung negara Yaman dan berupaya menguasai.

Koalisi militer Saudi melancarkan belasan serangan udara baru di distrik Abdya, Provinsi Marib, setelah menggempur Houthi yang masih berupaya merebut wilayah terakhir pemerintah Yaman itu.

Kota Marib adalah benteng terakhir pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Sejak Februari 2021 Houthi memulai serangan besar untuk merebut Marib, jadi serangan susulan sejak jeda pada September 2020.

Perang saudara di Yaman dimulai sejak 2014 silam, ketika milisi Houthi mencoba menguasai ibu kota Sanaa.

Sejak saat itu tercatat sudah puluhan ribu orang tewas, dan jutaan warga harus mengungsi. PBB mencatat konflik tersebut sebagai salah satu krisis kemanusiaan terburuk.

(AFP/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER