Takut Varian Omicron, Thailand Tutup Penerbangan dari 8 Negara Afrika

CNN Indonesia
Sabtu, 27 Nov 2021 16:26 WIB
Thailand menutup penerbangan dari 8 negara Afrika yakni mulai Desember nanti terkait penyebaran varian baru covid-19, Omicron. Thailand melarang kedatangan warga negara asing dari 8 negara Afrika terkait varian baru covid-19, Omicron. (REUTERS/SOE ZEYA TUN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Thailand memutuskan untuk menutup perjalanan udara dari delapan negara Afrika yang dinilai berisiko tinggi menularkan varian baru covid-19 yakni, B.1.1.529 atau varian Omicron.

Pejabat Kesehatan Senior Thailand, Opas Karnkawinpong mengatakan, larangan masuk lewat jalur udara tersebut akan diterapkan pada pelaku perjalanan dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan dan Zimbabwe pada Desember mendatang.

"Thailand tidak akan mengizinkan pelancong dari negara-negara ini untuk mendaftar dan melakukan perjalanan ke Thailand," kata Opas, Sabtu (27/11), seperti dilansir dri Reuters.


Pengumuman dari otoritas Thailand ini muncul menyusul langkah negara-negara Asia lainnya yang sudah lebih dahulu melakukan pembatasan perjalanan orang untuk mengantisipasi ancaman varian baru Omicron.

Opas mengatakan, para pelancong dari negara-negara Afrika lainnya juga tetap tidak akan diperkenankan masuk ke negaranya. Meskipun yang bersangkutan telah menjalani vaksinasi Covid-19 dan ingin menggunakan skema bebas karantina yang disediakan pemerintah.

"Kami telah memberi tahu maskapai penerbangan dan negara-negara tersebut," ujarnya.



Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya juga sudah menetapkan varian ini ke dalam Variant of Concern (VOC). Langkah tersebut diambil WHO karena varian ini memiliki tingkat penularan tinggi, virulensi yang tinggi, dan menurunkan efektivitas diagnosis, terapi serta vaksin yang ada.

Selain Thailand, belasan negara lain sudah lebih dulu melarang penerbangan asal Afrika Selatan dan negara-negara lain sekitarnya.Singapura, Jepang, Amerika Serika, Uni Eropa, Inggris dan beberapa negara lain sudah lebih dulu memberlakukan pelarangan.

(fby/sur)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER