Australia Deteksi Kasus Varian Omicron, Pasien Sudah Vaksinasi Lengkap

CNN Indonesia
Minggu, 28 Nov 2021 15:16 WIB
Australia mendeteksi dua kasus pertama Covid berasal dari varian Omicron. Kedua pasien itu terjangkit Omicron meskipun sudah lengkap divaksinasi. Ilustrasi. (Foto: REUTERS/DADO RUVIC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Australia mendeteksi dua kasus Covid-19 baru yang berasal dari varian Omicron atau B.1.1.529, Minggu (28/11). Kedua kasus ini terdeteksi lewat pengecekan terhadap penumpang yang berasal dari wilayah selatan Afrika menuju Sydney.

Otoritas Kesehatan New South Wales (NSW) mengatakan pihaknya telah melakukan pengujian genomik dan mengkonfirmasi varian Omicron ada pada dua penumpang yang mendarat di Sydney pada Sabtu (27/11).

"Kedua penumpang datang ke Australia dengan maskapai Qatar Airways melewati Doha," demikian pernyataan otoritas kesehatan NSW, dikutip dari Channel News Asia.


Kedua orang tadi mendapatkan hasil positif Covid-19 tak lama setelah kedatangan. Setelah itu keduanya menjalani pemeriksaan lanjutan sehingga terkonfirmasi telah terinfeksi varian Omicron.

"Dua kasus positif, tidak menunjukkan gejala, tengah diisolasi di fasilitas kesehatan khusus. Kedua orang tersebut sudah divaksinasi lengkap," kata otoritas kesehatan NSW.

Selain itu, 12 penumpang lain dari wilayah selatan Afrika yang berada dalam pesawat yang sama dengan kedua penumpang tadi, dinyatakan negatif Covid-19. Namun mereka harus menjalani karantina.

Sementara sekitar 260 penumpang dan kru pesawat tersebut disuruh melakukan isolasi.

Sebelumnya, Australia melarang penerbangan dari sembilan negara Afrika selatan pada Sabtu (27/11). Tindakan ini dilakukan untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 Omicron.

Menteri Kesehatan Greg Hunt berkata warga non-Australia yang mengunjungi Afrika Selatan, Zimbabwe dan beberapa negara lain dalam dua minggu terakhir juga akan dilarang masuk Australia.

Warga negara dan penduduk yang bepergian dari negara-negara yang terdaftar harus dikarantina selama 14 hari.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendaftarkan Omicron sebagai varian yang patut diwaspadai (variant of concern). Sejumlah negara termasuk Indonesia telah memperketat pintu masuk mereka bagi sejumlah negara untuk mencegah penyebaran varian ini.

(pwn/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER