Austria Laporkan Kasus Pertama Covid Varian Omicron, Tak Ada Gejala

CNN Indonesia
Minggu, 28 Nov 2021 17:30 WIB
Austria melaporkan keberadaan suspek Covid-19 varian Omicron di negara itu untuk pertama kali. Ilustrasi Covid varian omicron. (REUTERS/DADO RUVIC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Austria melaporkan keberadaan suspek Covid-19 varian Omicron di negara itu untuk pertama kali, Sabtu (27/11). Seorang turis yang baru saja kembali dari Afrika Selatan pada Minggu lalu mendapatkan hasil positif Covid-19, dengan ada indikasi mengidap varian baru.

Indikasi ini ditemukan pada tahap pengujian awal yang dilakukan oleh Institut Virologi di Innsbruck. Suspek merupakan warga dari distrik Schwaz, Tyrol, Austria. Sampel warga tersebut akan dikirimkan ke Badan Kesehatan dan Keamanan Pangan Austria (AGES) untuk pengujian lebih lanjut.

"Hasil dari AGES akan diketahui dalam beberapa hari ke depan," kata Kepala Staf Operasi Virus Corona di Tyrol, Elmar Rizzoli, dikutip dari Reuters.

"Orang yang terinfeksi tadi, menurut pernyataannya dan informasi yang ada sekarang, hanya diam di rumahnya sejak ia pulang dari perjalanan tiga hari lalu dan tidak menunjukkan gejala apapun," tambah Rizzoli.

Pemerintah Austria tengah melakukan pengujian lanjutan bagi masyarakat yang memasuki wilayah negara itu dalam 14 hari terakhir. Pengujian ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan atas varian Omicron yang semakin marak.

Beberapa hari lalu, Austria juga telah memberlakukan penguncian (lockdown) nasional untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di negara itu. Mereka menjadi negara Eropa Barat pertama yang mengunci wilayah di tengah peningkatan Covid kawasan.

AFP melaporkan bahwa di bawah aturan lockdown ini, semua restoran dan pasar besar ditutup. Seluruh warga juga dilarang meninggalkan rumah, kecuali untuk beberapa keperluan, seperti bekerja, belanja kebutuhan pokok, atau berolahraga.

Sementara itu, sekolah dan taman kanak-kanak tetap dibuka, tapi orang tua diminta untuk sebisa mungkin mendorong agar anaknya berkegiatan dari rumah. Namun, pemerintah tak menawarkan program belajar dari rumah selama lockdown tersebut.

Menurut data Universitas Johns Hopkins, penambahan kasus positif harian Covid-19 di Austria mencapai 11.671 kasus per Sabtu (27/11). Padahal, negara ini hampir tak pernah mengalami kasus di atas sepuluh ribu sejak pandemi dimulai. Angka di atas sepuluh ribu ini dicapai sejak 10 November lalu.

(ida/DAL)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER