COVAX Akan Kirim 4,7 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca untuk Korut

pwn | CNN Indonesia
Selasa, 30 Nov 2021 20:37 WIB
Covax Facility berencana mengirim 4,7 juta dosis vaksin Covid-19 tambahan bagi Korut. Pemimpin Tertinggi Korut, Kim Jong-un. (Foto: via REUTERS/KCNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aliansi kerja sama pengadaan vaksin global COVAX Facility berencana mengirimkan 4,7 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Korea Utara.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, sebagai negara penghubung Korut dan COVAX, mengatakan pengaturan distribusi terkait alokasi vaksin ini masih dibuat. Pihak COVAX, kata Korsel, masih terus berhubungan dengan Pyongyang.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Korut merupakan satu dari dua negara yang hingga kini belum memulai vaksinasi Covid-19.


Sampai saat ini, Korut juga mengklaim belum mendeteksi penyebaran Covid-19 di negaranya, sebuah klaim yang dianggap skeptis banyak pihak.

Sementara itu, alokasi 4,7 juta dosis vaksin ini merupakan bagian dari rencana COVAX memberikan total 43 juta dosis vaksin AstraZeneca dan Moderna kepada Korut hingga akhir Desember nanti.

Namun sebelumnya, Korut sempat menolak pemberian 2 juta dosis vaksin dari COVAX.

Organisasi PBB yang berfokus pada hak anak, UNICEF, juga menyampaikan Korut menolak tawaran bantuan vaksin Covid-19 produksi Sinovac di bulan yang sama.

Menurut UNICEF, Korut memberikan jatah vaksin yang didapatkan dari program COVAX itu bagi negara yang dilanda pandemi parah.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un pada Agustus lalu juga sempat meminta jajaran pemerintahannya untuk mempersiapkan "sistem pencegahan pandemi dengan gaya sendiri."

Sementara itu, sejumlah pakar menilai Korut sebenarnya membutuhkan vaksin-vaksin tersebut, tetapi khawatir akan konsekuensinya jika menerima bantuan dari internasional.

Dikutip Reuters, beberapa pengamat juga menilai Korut tak ingin terikat dengan aturan COVAX.



(pwn/rds/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER