Jawab Ancaman Rusia, Ukraina Ajak AS-Sekutu Latihan Militer

CNN Indonesia
Selasa, 30 Nov 2021 18:50 WIB
Ukraina akan melakukan sepuluh latihan militer dengan sejumlah negara sekutu, termasuk Amerika Serikat pada 2022. Latihan militer gabungan Ukraina dan NATO. (AP/Efrem Lukatsky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ukraina akan melakukan sepuluh latihan militer dengan sejumlah negara sekutu, termasuk Amerika Serikat pada 2022. Latihan ini diselenggarakan di tengah hubungan Kyiv dan Moscow yang kian memanas.

Militer Ukraina mengatakan, setidaknya 21.500 tentara Ukraina dan 11.000 tentara dari Amerika Serikat, Inggris, Polandia, Rumania dan mitra negara lain akan berpartisipasi dalam latihan tersebut, dikutip dari Reuters.

Militer Ukraina juga akan berpartisipasi dalam 16 latihan militer yang diadakan di luar negara itu.


Sebelumnya, Kepala Intelijen Militer Ukraina mengatakan Rusia kini memiliki lebih dari 92.000 tentara yang berkumpul di sekitar perbatasan negara itu. Tentara Rusia juga disebut sedang mempersiapkan serangan ke Ukraina pada akhir Januari atau awal Februari.

Menjawab desas-desus ini, Kepala Intelijen Luar Negeri Rusia mengatakan informasi seperti itu merupakan bagian dari propaganda AS yang jahat.

Rusia disebut tengah membangun pasukan di dekat perbatasan negara itu dengan Ukraina. Informasi ini menuai respon dari Ukraina, AS, dan NATO. Ketiganya juga telah menyuarakan keprihatinan mereka terkait kemungkinan serangan Rusia.

Bahkan, menteri luar negeri negara anggota NATO menyelenggarakan pertemuan di Latvia untuk membahas respons pengerahan militer Rusia di perbatasan Ukraina.

"Tidak ada kejelasan tentang niat Rusia, tetapi ada konsentrasi pasukan yang tidak biasa untuk kedua kalinya tahun ini (ke dekat perbatasan Ukraina)," kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg kepada AFP.

"Kami melihat kendaraan lapis baja, drone, sistem peperangan dan puluhan ribu pasukan siap tempur (di perbatasan dekat Ukraina)," tambah Stoltenberg.

Walaupun demikian, Rusia membantah wacana invasi ini. Mereka menuduh NATO hanya memicu ketegangan.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER