Jurus Berbagai Negara Redam Penyebaran Varian Omicron
CNN Indonesia
Kamis, 02 Des 2021 11:36 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Cara Hong Kong hingga Singapura redam penyebaran Covid-19 varian Omicron. (REUTERS/EDGAR SU)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kemunculan varian Covid-19 baru, yaitu Omicron, membuat geger dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan memperingatkan varian ini berisiko sangat tinggi dan kemungkinan dapat memicu lonjakan Covid-19 baru.
Kemungkinan ini membuat berbagai negara berlomba-lomba membentengi wilayah mereka dari penyebaran Omicron. Pembatasan perjalanan bahkan penguncian (lockdown) seringkali menjadi cara pemerintah dunia mengatasi pandemi ini.
Berikut jurus berbagai negara dunia mengatasi penyebaran varian Omicron:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Amerika Serikat
AS memutuskan memperketat perbatasan udara mereka untuk mencegah penyebaran varian Omicron. AS akan mewajibkan pelancong yang ingin memasuki negara itu lewat jalur udara untuk menunjukkan hasil negatif Covid-19 yang sampelnya diambil sehari sebelum keberangkatan, dikutip dari Reuters.
Saat ini, masyarakat internasional yang telah divaksinasi dapat menunjukkan hasil negatif Covid-19 yang sampelnya diambil tiga hari sebelum keberangkatan. Persyaratan ini juga akan berlaku untuk warga AS.
Pemerintah AS juga mempertimbangkan pengujian kembali kepada pelancong dalam jangka waktu 3 sampai 5 hari setelah kedatangan.
2. Hong Kong
Hong Kong akan melarang warga asing yang sempat berkunjung ke beberapa negara dengan kasus Omicron, yakni Jepang, Swedia, dan Portugal, masuk ke negara itu. Larangan ini akan berlaku pada Jumat (3/12).
Warga asing yang sempat berada di tiga negara tadi dalam 21 hari terakhir juga tak boleh memasuki pusat keuangan global, sebagaimana dilansir Reuters.
Warga asing yang ingin mengunjungi Hong Kong hanya dapat naik pesawat jika telah divaksinasi penuh dan harus menjalani karantina selama 21 hari di hotel dengan biaya sendiri.
3. Malaysia
Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan, negaranya akan melarang kunjungan warga asing yang berasal dari negara-negara yang telah melaporkan kasus varian Omicron, atau dianggap berisiko tinggi.
Selain itu, Jamaluddin menerangkan, Malaysia akan menunda rencana Jalur Perjalanan yang Divaksinasi (VTL) di beberapa negara yang mendeteksi kasus Omicron, dikutip dari Reuters.
Malaysia juga menunda transisi mereka ke fase endemi akibat kemunculan varian Omicron ini.
"Saat ini, Rapat Kuartet memutuskan untuk menunda upaya transisi ke tahap endemi sampai kami tahu lebih banyak mengenai varian Omicron," tutur Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein.
4. Singapura
Singapura melarang suspek varian Omicron dirawat di rumah jika terdeteksi di sana. Suspek harus diisolasi di Pusat Nasional Singapura untuk Penyakit Menular (NCID) sampai dokter yakin mereka tak lagi menularkan virus.
Selain itu, Singapura akan melakukan pengujian berulang dan pelacakan kontak erat suspek tadi. Masyarakat yang melakukan kontak erat dengan suspek pengidap Omicron harus menjalani karantina selama sepuluh hari di fasilitas khusus.
Singapura juga akan menggunakan teknologi baru untuk tes PCR. Teknologi ini diklaim mampu mendeteksi varian Omicron dengan cara sekuensi genetik.
Lanjut baca di halaman 2...
5. Kanada
Kanada akan melarang pelancong yang sempat mengunjungi Nigeria, Malawi, dan Mesir. Sampai saat ini, ada tujuh kasus varian Omicron yang terdeteksi di Kanada, di mana empat orang sempat bepergian ke Nigeria baru-baru ini.
Sebelumnya, Kanada melarang kunjungan dari Afrika Selatan, Namibia, Lesotho, Botswana, Eswatini, Zimbabwe, dan Mozambik.
Kanada juga berencana mewajibkan warga asing yang masuk lewat jalur udara, kecuali dari AS, untuk melakukan tes Covid-19 setibanya di negara itu, dikutip dari Reuters.
"Semua pelancong udara yang datang dari luar Kanada, selain dari Amerika Serikat, sekarang perlu diuji di bandara (tempat) mereka mendarat di Kanada," kata Menteri Kesehatan Kanada, Jean-Yves Duclos.
6. Israel
Israel memutuskan untuk melakukan pembatasan (lockdown) dan menutup pintu mereka bagi warga negara asing akibat kemunculan varian Omicron.
Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan lockdown nasional ini berlaku selama 14 hari. Bennett juga mengatakan warga Israel yang baru dari luar negeri wajib menjalani karantina. Israel juga disebut akan menggunakan teknologi pelacakan telepon agen kontra-terorisme Shin Bet.
Teknologi ini mampu mencocokkan lokasi pembawa virus dengan ponsel lain di dekatnya agar dapat dengan mudah melakukan pelacakan kontak.
Sebelumnya, teknologi ini pernah digunakan Israel untuk menangkal penyebaran Covid-19 di awal pandemi.
7. Maroko
Maroko menutup pintu perbatasan udara mereka bagi warga internasional selama dua pekan ke depan, dimulai Senin (29/11). Penutupan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran varian Omicron yang kini membuat dunia panik.
8. Jepang
Tak hanya Maroko dan Israel, Jepang juga melarang pendatang asing dari seluruh negara mulai Selasa (30/11). Namun, aturan ini tak berlaku bagi warga Jepang atau warga yang memegang residensi Jepang. Kedua kelompok diperbolehkan masuk tetapi harus melakukan karantina ketat.
Jakarta, CNN Indonesia --
Kemunculan varian Covid-19 baru, yaitu Omicron, membuat geger dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan memperingatkan varian ini berisiko sangat tinggi dan kemungkinan dapat memicu lonjakan Covid-19 baru.
Kemungkinan ini membuat berbagai negara berlomba-lomba membentengi wilayah mereka dari penyebaran Omicron. Pembatasan perjalanan bahkan penguncian (lockdown) seringkali menjadi cara pemerintah dunia mengatasi pandemi ini.
Berikut jurus berbagai negara dunia mengatasi penyebaran varian Omicron:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Amerika Serikat
AS memutuskan memperketat perbatasan udara mereka untuk mencegah penyebaran varian Omicron. AS akan mewajibkan pelancong yang ingin memasuki negara itu lewat jalur udara untuk menunjukkan hasil negatif Covid-19 yang sampelnya diambil sehari sebelum keberangkatan, dikutip dari Reuters.
Saat ini, masyarakat internasional yang telah divaksinasi dapat menunjukkan hasil negatif Covid-19 yang sampelnya diambil tiga hari sebelum keberangkatan. Persyaratan ini juga akan berlaku untuk warga AS.
Pemerintah AS juga mempertimbangkan pengujian kembali kepada pelancong dalam jangka waktu 3 sampai 5 hari setelah kedatangan.
2. Hong Kong
Hong Kong akan melarang warga asing yang sempat berkunjung ke beberapa negara dengan kasus Omicron, yakni Jepang, Swedia, dan Portugal, masuk ke negara itu. Larangan ini akan berlaku pada Jumat (3/12).
Warga asing yang sempat berada di tiga negara tadi dalam 21 hari terakhir juga tak boleh memasuki pusat keuangan global, sebagaimana dilansir Reuters.
Warga asing yang ingin mengunjungi Hong Kong hanya dapat naik pesawat jika telah divaksinasi penuh dan harus menjalani karantina selama 21 hari di hotel dengan biaya sendiri.
3. Malaysia
Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan, negaranya akan melarang kunjungan warga asing yang berasal dari negara-negara yang telah melaporkan kasus varian Omicron, atau dianggap berisiko tinggi.
Selain itu, Jamaluddin menerangkan, Malaysia akan menunda rencana Jalur Perjalanan yang Divaksinasi (VTL) di beberapa negara yang mendeteksi kasus Omicron, dikutip dari Reuters.
Malaysia juga menunda transisi mereka ke fase endemi akibat kemunculan varian Omicron ini.
"Saat ini, Rapat Kuartet memutuskan untuk menunda upaya transisi ke tahap endemi sampai kami tahu lebih banyak mengenai varian Omicron," tutur Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein.
4. Singapura
Singapura melarang suspek varian Omicron dirawat di rumah jika terdeteksi di sana. Suspek harus diisolasi di Pusat Nasional Singapura untuk Penyakit Menular (NCID) sampai dokter yakin mereka tak lagi menularkan virus.
Selain itu, Singapura akan melakukan pengujian berulang dan pelacakan kontak erat suspek tadi. Masyarakat yang melakukan kontak erat dengan suspek pengidap Omicron harus menjalani karantina selama sepuluh hari di fasilitas khusus.
Singapura juga akan menggunakan teknologi baru untuk tes PCR. Teknologi ini diklaim mampu mendeteksi varian Omicron dengan cara sekuensi genetik.
Lanjut baca di halaman 2...
Cara Kanada hingga Jepang
Foto: REUTERS/EDGAR SU
5. Kanada
Kanada akan melarang pelancong yang sempat mengunjungi Nigeria, Malawi, dan Mesir. Sampai saat ini, ada tujuh kasus varian Omicron yang terdeteksi di Kanada, di mana empat orang sempat bepergian ke Nigeria baru-baru ini.
Sebelumnya, Kanada melarang kunjungan dari Afrika Selatan, Namibia, Lesotho, Botswana, Eswatini, Zimbabwe, dan Mozambik.
Kanada juga berencana mewajibkan warga asing yang masuk lewat jalur udara, kecuali dari AS, untuk melakukan tes Covid-19 setibanya di negara itu, dikutip dari Reuters.
"Semua pelancong udara yang datang dari luar Kanada, selain dari Amerika Serikat, sekarang perlu diuji di bandara (tempat) mereka mendarat di Kanada," kata Menteri Kesehatan Kanada, Jean-Yves Duclos.
6. Israel
Israel memutuskan untuk melakukan pembatasan (lockdown) dan menutup pintu mereka bagi warga negara asing akibat kemunculan varian Omicron.
Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan lockdown nasional ini berlaku selama 14 hari. Bennett juga mengatakan warga Israel yang baru dari luar negeri wajib menjalani karantina. Israel juga disebut akan menggunakan teknologi pelacakan telepon agen kontra-terorisme Shin Bet.
Teknologi ini mampu mencocokkan lokasi pembawa virus dengan ponsel lain di dekatnya agar dapat dengan mudah melakukan pelacakan kontak.
Sebelumnya, teknologi ini pernah digunakan Israel untuk menangkal penyebaran Covid-19 di awal pandemi.
7. Maroko
Maroko menutup pintu perbatasan udara mereka bagi warga internasional selama dua pekan ke depan, dimulai Senin (29/11). Penutupan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran varian Omicron yang kini membuat dunia panik.
8. Jepang
Tak hanya Maroko dan Israel, Jepang juga melarang pendatang asing dari seluruh negara mulai Selasa (30/11). Namun, aturan ini tak berlaku bagi warga Jepang atau warga yang memegang residensi Jepang. Kedua kelompok diperbolehkan masuk tetapi harus melakukan karantina ketat.