Varian Omicron Masuk Malaysia Sebelum Afsel Lapor Kasus Pertama ke WHO

rds | CNN Indonesia
Jumat, 03 Dec 2021 12:22 WIB
Covid-19 varian Omicron masuk ke Malaysia lebih dulu sebelum Afrika Selatan laporkan kasus pertama varian itu ke WHO. Covid-19 varian Omicron masuk ke Malaysia lebih dulu sebelum Afrika Selatan laporkan kasus pertama varian itu ke WHO. (Foto: REUTERS/LIM HUEY TENG)
Jakarta, CNN Indonesia --

Malaysia menyatakan kasus Covid-19 varian Omicron sudah terdeteksi di negaranya bahkan sebelum Afrika Selatan melaporkan kasus pertama varian itu ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru, Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan kasus Covid varian Omicron terdeteksi di Malaysia pada 19 November lalu.

Sementara itu, Afrika Selatan baru melaporkan kasus pertama varian Omicron ke WHO pada 24 November lalu.


"Seperti orang-orang telah mengetahui tentang perkembangan varian Omicron, perlu menjadi perhatian bahwa kasus varian ini terdeteksi di Malaysia pada 19 November, sebelum Afrika Selatan melaporkan kasus pertamanya ke WHO," kata Khairy melalui kicauannya di Twitter pada Jumat (3/12).

Khairy mengatakan penemuan kasus pertama varian Omicron di Malaysia terjadi setelah pemerintah melakukan tes genome sequencing terhadap semua kasus positif Covid-19 dari pendatang di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) antara 11-28 November.

"Setelah kami mendapat kabar soal Omicron, kami langsung kembali melakukan tes genomic terhadap seluruh kasus positif Covid dari KLIA antara 11-28 November. Begitu lah cara kami mendeteksi varian Omicron," ucap Khairy.

Khairy lebih lanjut mengatakan saat ini pemerintah Malaysia terus memperketat pemeriksaan dan protokol kesehatan bagi para pendatang dari luar negeri, terutama mereka yang berisiko tinggi terpapar varian Omicron

Sebelumnya, Malaysia mengumumkan kasus pertama Covid-19 varian Omicron pada Jumat (3/12). Kasus varian Omicron itu menginfeksi seorang pelajar asing yang baru datang dari Afrika Selatan dan tiba di Malaysia melalui Singapura pada 19 November lalu.

Saat ini, pelajar asing itu tengah menjalani karantina dengan lima orang lainnya yang menjalin kontak erat dengan sang pelajar. Mereka berada dalam satu bus yang sama dari Kuala Lumpur menuju Ipoh, Perak, menurut portal berita Malaysia Kini via The Straits Times.

Khairy mengatakan sejauh ini ada 8 orang dalam pemantauan lantaran menjalin kontak dekat dengan pasien Covid-19 varian Omicron tersebut.

"Delapan orang kontak erat dengan pasien Covid-19 varian Omicron akan menjalani tes PCR-swab hari ini," kata Khairy.

Kemunculan varian Omicron di Malaysia berlangsung sehari setelah Singapura mendeteksi kasus pertama varian serupa.



(rds/rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER