Total 113 Anak Masuk RS Akibat Varian Omicron di Afsel

CNN Indonesia
Minggu, 05 Dec 2021 13:11 WIB
Provinsi Gauteng, wilayah terpadat di Afrika Selatan, mengalami lonjakan rawat inap anak-anak yang terinfeksi omicron covid-19. Covid varian Omicron di Afsel. (AP/Denis Farrell)
Jakarta, CNN Indonesia --

Provinsi Gauteng, wilayah terpadat di Afrika Selatan, mengalami lonjakan rawat inap anak-anak yang terinfeksi omicron covid-19. Dari total 1.511 kasus, 113 di antaranya merupakan anak-anak berusia di bawah sembilan tahun atau tujuh persen dari total infeksi.

Seorang pejabat di Departemen Kesehatan Gauteng menyatakan semua kasus positif omicron adalah kasus ringan dan diperkirakan akan pulih.

"Kami lega dengan laporan dokter bahwa anak-anak hanya sakit ringan," kata Spesialis Kesehatan Masyarakat Ntsakisi Maluleke, dikutip dari Sputnik News, Minggu (5/12).


Maluleke juga mengatakan banyak pasien virus covid-19 di provinsi tersebut mengalami gejala mirip flu 'non-spesifik' yang khas dari varian omicron, termasuk gatal tenggorokan tetapi tidak kehilangan indera perasa atau penciuman.

"Masyarakat tidak perlu takut tapi harus waspada," tegasnya.

Untuk diketahui, Provinsi Gauteng merupakan provinsi terpadat di Afrika Selatan dengan jumlah penduduk sebanyak 12 juta-15 juta orang atau rumah bagi seperempat dari populasi negara itu.

Pada Jumat (3/12), Maluleke mengatakan kepada media bahwa tingkat positif untuk covid-19 di Gauteng melonjak dari 19 persen pada awal minggu menjadi 34 persen pada Jumat lalu.

Pada Kamis (2/12), 8.280 dari 11.535 tes atau sekitar 72 persen kasus baru di Afrika Selatan ditemukan di Gauteng. Varian omicron diketahui menyebar lebih cepat dan hampir sepenuhnya menggantikan varian beta dan delta.

Catatan tersebut jauh lebih tinggi dari tingkat positif 24,3 persen untuk seluruh negeri, menurut Institut Nasional untuk Penyakit Menular (NICD) pada hari yang sama.

Michelle Groome, kepala divisi Pengawasan dan Respons Kesehatan Masyarakat NICD, mengatakan Gauteng akan memasuki gelombang keempat pandemi covid-19. Walau menyebar dengan cepat, namun varian omicron sejauh ini belum menyebabkan kasus kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejauh ini melaporkan varian baru omicron covid-19 telah terdeteksi di setidaknya 38 negara dan semua benua, kecuali Antartika.



(well/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER