Bayi Berumur 3 Minggu di Qatar Meninggal karena Covid-19

fea | CNN Indonesia
Senin, 17 Jan 2022 04:33 WIB
Bayi berusia tiga tahun tersebut dikatakan Kementerian Kesehatan Qatar mengidap infeksi parah Covid-19. Ilustrasi bayi. (christianabella/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bayi berusia tiga minggu dilaporkan pada Minggu (16/1) telah meninggal karena Covid-19 di Qatar. Kementerian Kesehatan Qatar menjelaskan kematian bayi karena hal ini jarang terjadi.

"Seorang bayi berusia tiga minggu sayangnya meninggal akibat infeksi parah Covid-19," tulis Kemenkes dalam sebuah pernyataan, diberitakan AFP.

Bayi itu dikatakan tak punya kondisi medis atau penyakit keturunan yang diketahui dan dikatakan merupakan bayi kedua yang meninggal di Qatar karena Covid-19 sejak awal pandemi.


Kematian anak karena Covid-19 jarang terjadi, namun otoritas kesehatan di berbagai negara telah mencatat peningkatan infeksi pada anak-anak sejak penyebaran varian baru Omicron.

Kemenkes Qatar menjelaskan anak pada umumnya kurang berisiko terinfeksi Covid-19 dalam kondisi parah seperti orang yang lebih tua. Meski demikian sejumlah anak-anak yang terinfeksi dalam gelombang baru Covid-19 karena Omicon membutuhkan perawatan medis dibanding gelombang sebelumnya.

Qatar yang berpopulasi 2,6 juta orang telah mencatat secara resmi hampir 300 ribu kasus Covid-19. Total jumlah kematian akibat penyakit ini sudah sekitar 600 orang.

Kasus infeksi tengah bertumbuh selama beberapa pekan terakhir dan pada akhir Desember lalu penyedia layanan kesehatan utama di Qatar menangguhkan cuti untuk semua medis dan administrasi yang menangani kasus Covid-19.

(fea/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER