Desa di Spanyol Ganti Nama Jadi Ukraina Demi Tunjukkan Solidaritas

CNN Indonesia
Minggu, 17 Apr 2022 14:45 WIB
Jalan-jalan di desa Ukraina diubah namanya menjadi Kota Kyiv, Odessa, dan Mariupol. Desa di Spanyol. (Foto: AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu desa di selatan Spanyol berubah nama menjadi Ukraina dari Fuentes de Andalucia. Perubahan nama ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Ukraina yang tengah menghadapi invasi Rusia.

Lebih dari itu, jalan-jalan desa Ukraina diubah namanya menjadi Kota Kyiv, Odessa, dan Mariupol.

"Tujuan utama [kami] tak hanya meningkatkan kesadaran atas konflik di Ukraina, tetapi juga terkait dimana negara-negara tengah berperang saat ini, kata salah satu warga, Francisco Martinez, kepada Reuters dikutip, Minggu (17/4).


Martinez menekankan, perubahan ini bukan sebatas mengganti nama desa. Penduduk desa juga telah mengumpulkan 3.500 euro (Rp54 juta) dalam waktu dua hari untuk membentuk pusat pengungsian.

Selain itu, Martinez menuturkan desa itu berencana menyediakan rumah terhadap 25 pengungsi.

Penduduk desa lain, Rafael Osuna, mengatakan ia bakal mengizinkan pasangan Ukraina tinggal di rumahnya.

"Warga Fuentes sangat bangga dengan apa yang kami lakukan. Mengingat saya tinggal sendiri dan memiliki rumah besar, saya berpikir untuk mengizinkan satu pasangan Ukraina mengungsi sementara," kata Osuna.

Sementara itu, beberapa kota Ukraina terus menjadi sasaran rudal dan artileri Rusia sejak invasi dimulai.

Konflik bersenjata ini menyebabkan setidaknya 10 juta orang mengungsi. Angka ini hampir mencapai seperempat dari seluruh populasi di Ukraina.

"Perang di Ukraina sangat merusak dan membuat sepuluh juta orang pergi, entah terlantar di dalam negeri atau sebagai pengungsi di luar negeri," kata Komisioner PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi, dalam pernyataan Twitter.

(pwn/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER