Pasukan Elite Rusia hingga Chechen di Balik Horor Pembantaian Bucha

CNN Indonesia
Sabtu, 07 Mei 2022 11:55 WIB
Aksi pasukan elite Rusia hingga Chechen diduga berada di balik horor pembantaian dan penyiksaan warga di Bucha. Aksi pasukan Chechen bertempur di Ukraina. (REUTERS/STRINGER)

Pasukan keamanan elite Vityaz Rusia merupakan salah satu pasukan yang ditemukan berada di lokasi kejadian. Vityaz berada di bawah komando Garda Nasional Rosgvardiya yang dipimpin langsung oleh Viktor Zolotov. Ia merupakan mantan pengawal Presiden Rusia yang melapor langsung ke Putin.

Pasukan lainnya yaitu pasukan penerjun payung dari Divisi Serangan Udara Pengawal ke-76 di Bucha. Pasukan itu ditemukan melakukan tindak kekerasan terhadap pria tak bersenjata.

Divisi Serangan Udara Pengawal ke-76 merupakan pasukan yang berada di bawah Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, seorang loyalis Putin. Baik Kementerian Pertahanan maupun Shoigu tak membuka suara terkait hal ini.

Lebih lanjut, tiga unit Pasukan Chechen juga tampak beroperasi di sekitar Bucha selama bulan Maret. Chechen ditemukan berada di Bucha berdasarkan keterangan saksi mata dan hasil pencocokan video. Meski begitu, pihak berwenang Chechen tidak menanggapi pertanyaan tentang kegiatan pasukan mereka di daerah tersebut.

Menanggapi lebih dari 400 laporan kematian di Bucha, Presiden AS Joe Biden mengecam Putin sebagai "penjahat perang". Namun, kecamannya itu ditanggapi Kremlin sebagai tindakan "tak termaafkan".

Rusia membantah pasukannya melakukan kekejaman dan mengklaim bahwa gambar mayat di jalan-jalan Bucha adalah palsu. Mereka menyebut invasinya di Ukraina sebagai operasi khusus untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" Ukraina.

Terkait hal ini, Kejaksaan Ukraina menyatakan tengah menyelidiki lebih dari sembilan ribu potensi kejahatan perang oleh pasukan Rusia. Pengadilan Kriminal Internasional juga sedang menyelidiki potensi pelanggaran hak asasi manusia dalam perang tersebut.

Pada April, Jaksa Agung Ukraina mengumumkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi 10 tentara Rusia yang dicurigai melakukan pelanggaran terhadap warga sipil di Bucha. Sebanyak 323 proses pidana juga tengah diselidiki saat ini.

(blq/bac)

[Gambas:Video CNN]
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER