Empat Mahasiswa Tewas Gegara Ledakan Granat Gas Air Mata di Bolivia

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Selasa, 10 Mei 2022 01:55 WIB
Empat mahasiswa tewas dan 70 lainnya terluka karena ledakan granat gas air mata di sebuah universitas di Potosi, Bolivia pada Senin (9/5), waktu setempat. Empat mahasiswa tewas dan 70 lainnya terluka karena ledakan granat gas air mata di sebuah universitas di Potosi, Bolivia pada Senin (9/5), waktu setempat. Ilustrasi. (istock/Vitalina).
Jakarta, CNN Indonesia --

Empat mahasiswa tewas dan 70 lainnya terluka karena ledakan granat gas air mata di sebuah universitas di Potosi, Bolivia pada Senin (9/5), waktu setempat.

Dilansir AFP, Rektor Universitas Pedro Lopez mengungkapkan kejadian nahas itu awalnya terjadi saat ratusan mahasiswa berkumpul di arena olahraga tertutup untuk pemilihan dewan mahasiswa.

Polisi mengungkapkan ketika dua kelompok mahasiswa berdebat, seseorang meledakkan tabung gas air mata, dan memprovokasi penyerbuan.


Rumah sakit umum di kota yang berpenduduk sekitar 270 ribu jiwa itu dipenuhi dengan korban luka dan kerabat mencari informasi tentang siswa yang hilang. Atas kejadian itu, sambung Lopez, universitas berduka.

Perkelahian antar mahasiswa di Bolivia kerap terjadi, dan gas air mata pernah digunakan dalam konfrontasi sebelumnya.

Pada Maret 2021 lalu, 12 mahasiswa tewas di universitas yang berbeda ketika sebuah pagar runtuh saat konfrontasi di majelis.

(afp/sfr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER