Detail Kronologi Penembakan di SD Texas Tewaskan 21 Orang
CNN Indonesia
Sabtu, 28 Mei 2022 05:24 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Departemen keamanan beberkan detail kronologi menit per menit tragedi penembakan SD Texas berdasarkan keterangan polisi dan rekaman audio panggilan 911. Foto: (Getty Images via AFP/MICHAEL M. SANTIAGO)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Keamanan Publik Departemen Texas Kolonel Steven McCraw memberikan detail timeline dan kronologi penembakan di SD Texas yang menewaskan 21 orang, yakni 19 murid dan dua guru.
Dalam timeline tersebut, McCraw menjelaskan mulai dari pelaku yang bernama Salvador Ramos menabrakkan kendaraannya, masuk ke sekolah, hingga tragedi itu terjadi.
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan detail waktu seorang murid melakukan panggilan telepon 911 untuk melaporkan penembakan, hingga murid lainnya melakukan hal serupa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sambil berbisik kepada polisi, ia memberi tahu banyak orang tewas dan masih ada delapan hingga sembilan siswa masih hidup," kata McCraw seperti dikutip Reuters, Jumat (27/5).
"Kirimkan polisi sekarang juga," McCraw mengutip siswa lain yang menghubungi 911 kala itu.
Gambaran timeline dan ruang gerak pelaku penembakan massal di SD Robb, Uvalde, Texas, pada Selasa (24/5). Foto: (Getty Images via AFP/MICHAEL M. SANTIAGO)
Kala itu, McCraw mengakui petugas tidak langsung mendobrak pintu kelas. Para petugas menghancurkan pintu tersebut dengan bantuan kunci petugas kebersihan. Setelah masuk, petugas baru menembak mati tersangka.
"Dari apa yang kami ketahui, kami yakin seharusnya langsung masuk sesegera mungkin. Jika itu membantu, saya meminta maaf," kata McCraw.
Ramos masuk ke sekolah lewat pintu belakang sambil membawa senjata AR-15. Ia lalu pergi ke ruangan kelas empat dan menembak seluruh orang di tempat itu.
Pihak berwenang menyampaikan, Ramos sempat membeli dua senjata dan 375 butir amunisi beberapa hari sebelum penembakan.
Detail timeline kronologi penembakan SD Texas di sebelah...
Berikut timeline kronologi penembakan di SD Robb, Texas, pada Selasa (24/5).
11.27: Video menunjukkan pintu luar Sekolah Dasar Ross yang dimasuki oleh pria bersenjata Salvador Ramos dibuka oleh seorang guru.
11.28: Ramos menabrakkan kendaraan di dekat sekolah ke parit, keluar dan mulai menembaki dua orang yang keluar untuk melihat kecelakaan di dekat rumah duka. Warga sipil tidak terkena tembakan. Guru berlari ke sebuah ruangan untuk mengambil telepon, kembali ke pintu, dan pintu tetap terbuka.
11.30: Panggilan 911 pertama dilakukan warga melaporkan kecelakaan mobil dan seorang pria dengan pistol di luar sekolah.
11.30: US Marshals Service mengatakan menerima telepon dari petugas polisi Uvalde yang meminta bantuan.
11.31: Tersangka penembakan mencapai barisan terakhir mobil di tempat parkir sekolah dan penembakan dimulai di luar sekolah. Kendaraan patroli mencapai rumah duka, dan mobil patroli dikendarai penembak, lalu diburu kendaraan lain.
11.32: Tersangka mulai menembak di sekolah.
11.33: Tersangka memasuki sekolah dan mulai menembak ke dalam kelas. Dia menembak lebih dari 100 peluru.
11.35: Tujuh petugas berada di tempat kejadian, dan tiga petugas memasuki sekolah, kemudian diikuti tim tambahan yang terdiri dari tiga petugas dan seorang sheriff. Dua petugas awal terluka akibat tersangka saat pintu kelas ditutup.
11.37: 16 peluru ditembakkan mulai pukul 11.37 hingga 11.44.
11.43: Robb Elementary mengumumkan di Facebook, "Robb Elementary berada dalam Status lockdown karena tembakan di area tersebut."
11.51: Lebih banyak petugas tiba.
12.03: Sebanyak 19 petugas berada di lorong sekolah.
12.03: Satu murid perempuan di kelas 112 membuat panggilan 911.
12.10: Murid yang sama kembali menelepon 911 dan melaporkan ada orang tewas.
12.13: Murid itu kembali membuat panggilan 911.
12.15: Unit taktis Patroli Perbatasan, tim BorTac, tiba di tempat kejadian.
12.16: Murid perempuan yang sama membuat panggilan 911 lain, melaporkan, "delapan sampai sembilan siswa hidup."
12.17: Robb Elementary mengumumkan di Facebook: "Ada penembak aktif di Robb Elementary. Penegakan hukum ada di lokasi. Kerja sama Anda diperlukan saat ini dengan tidak mengunjungi kampus. Bagikan. Kawasan lain di distrik berada dalam Status Aman."