Arab Saudi Razia Barang hingga Mainan 'Pelangi' yang Promosikan LGBT

rds | CNN Indonesia
Kamis, 16 Jun 2022 04:25 WIB
Barang-barang yang dirazia Saudi yakni pakaian, pajangan, hingga tempat pensil berwarna pelangi yang selama ini dekat dengan simbol komunitas LGBT. Barang-barang yang dirazia Saudi yakni pakaian, pajangan, hingga tempat pensil berwarna pelangi yang selama ini dekat dengan simbol komunitas LGBT. (Foto: REUTERS/AHMED YOSRI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pihak berwenang Arab Saudi menyita barang-barang hingga mainan yang dinilai mempromosikan kaum homoseksual dari setiap toko di Ibu Kota Riyadh pada Rabu (15/6).

Barang-barang yang ditargetkan dalam razia tersebut yakni pita, rok, topi, tempat pensil berwarna pelangi yang selama ini dekat dengan simbol komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).


Menurut laporan saluran berita pemerintah, Al-Ekhbariya, sebagian besar barang yang dirazia tampak dibuat untuk anak-anak.

"Kami merazia barang-barang yang bertentangan dengan agama Islam dan moral publik, di mana mempromosikan homoseksual yang menargetkan generasi muda," ucap seorang pejabat Kementerian Perdagangan Saudi.

Sambil menunjuk ke arah bendera berwarna pelangi, seorang wartawan dalam laporan itu mengatakan: "bendera homoseksualitas ada di salah satu pasar Riyadh."

"Warna-warna itu mengirimkan pesan beracun kepada anak-anak," bunyi laporan saluran berita tersebut seperti dikutip AFP.

Laporan Al-Ekhbariya tak merinci berapa perusahaan yang menjadi sasaran atau barang-barang yang disita dalam razia pemerintah itu.

Razia promosi LGBT ini dikerahkan Saudi setelah pihak berwenang menyensor sejumlah film luar yang memiliki konten mempromosikan LGBT di dalamnya.

April lalu, Saudi mendesak pihak Disney memotong satu adegan film Marvel 'Doctor Strange in the Multiverse of Madness'. Adegan itu menggambarkan dua pasangan perempuan tengah bersama anak mereka.

Namun, pihak Disney menolaknya. Akhirnya, Saudi pun tak mengizinkan film Doctor Strange in the Multiverse of Madness diputar di negara kerajaan.

(rds/rds)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER