Pangeran Saudi MbS Pernah Bikin Gaduh karena Naik ke Atap Ka'bah

isa | CNN Indonesia
Kamis, 23 Jun 2022 14:35 WIB
Pihak berwenang mengusir jemaah di Masjidil Haram saat Pangeran MbS inspeksi progres renovasi masjid pada 2019 lalu. Pihak berwenang mengusir jemaah di Masjidil Haram saat Pangeran MbS inspeksi progres renovasi masjid pada 2019 lalu. (Foto: Tolga AKMEN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), pernah membuat gaduh publik usai naik ke atas atap Ka'bah di Mekah.

Peristiwa tersebut terjadi pada 2019 lalu. Saat itu, MbS mengunjungi Ka'bah dalam rangka memeriksa progres renovasi kompleks Masjidil Haram.


Namun, kunjungan tersebut memicu kritik secara luas hingga tagar "Mohammed bin Salman di Masjid Suci" menggema di Twitter.

Salah satu yang mengkritik adalah kelompok feminis Saudi. Mereka menilai kunjungan MbS ke tempat ibadah itu bersifat politis demi menenangkan umat Muslim konservatif Saudi usai mereformasi kebijakan.

"MbS di Mekah untuk membahas masa depan perluasan masjid suci. Ini tak mengejutkan mengingat serangan balasan yang diterima MbS karena reformasi kebebasannya,"ujar salah satu aktivis feminis, Amani Al Ahmadi.

Beberapa menuduh MbS memperlakukan situs suci seperti taman pribadi.

"Umat Muslim dunia marah melihat pembunuh brutal MbS berjalan-jalan di atas Kabah seperti taman," demikian menurut penentang MbS @ArabianRepublic.

Ia kemudian berujar, "#RezimDiktatorSaudi menggunakan Kabah sebagai properti pribadi, yang seharusnya dikelola Dunia Muslim #DemokrasidiSaudi."

Pengkritik lain yang mengidentifikasi dirinya Yemeni Salafis menyebut MbS sebagai kriminal.

Dikutip Times of Israel, ia juga menjadi salah satu orang yang mengecam kunjungan itu lantaran pihak berwenang jadi mengusir paksa jamaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram.

Sejak diangkat menjadi Putra Mahkota Saudi, pewaris takhta kerajaan dan pemimpin de facto negara itu, MbS terus melakukan gebrakan baru mulai dari mengizinkan perempuan menyetir, mendaftar militer, hingga mengizinkan mereka tinggal sendiri tanpa wali.

Hal itu, membuat banyak kaum Muslim konservatif Saudi gerah lantaran menganggap MbS mencoba mengubah Saudi menjadi negara liberal.

Selain itu, MbS juga banyak dikecam lantaran diduga kuat menjadi dalang pembunuhan wartawan Saudi pengkritiknya. Jamal Khashoggi, di gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2018 lalu.



(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER