3 'Hukuman' China ke Taiwan Gegara Sambut Lawatan Pelosi
CNN Indonesia
Kamis, 04 Agu 2022 09:07 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pelosi bersama Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di Taipei. (Foto: VIA REUTERS/TAIWAN PRESIDENTIAL OFFICE)
2. Blokade perdagangan
China juga memberlakukan pembatasan impor buah dan ikan dari Taiwan.
Pihak berwenang bea cukai China mengatakan akan menangguhkan sejumlah impor buah seperti jeruk dengan dugaan berulang: residu pestisida yang berlebihan.
Mereka juga melarang impor ikan tertentu dari Taiwan. Beijing bisa saja memakai alasan terdapat penemuan virus corona dalam paket ikan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larangan tersebut muncul usai Dewan Pertanian Taiwan mengatakan Beijing telah melanggar peraturan dengan menangguhkan impor seperti perikanan, teh, dan madu.
Selain makanan, Kementerian Perdagangan China mengatakan akan menangguhkan ekspor pasir alam ke Taiwan mulai Rabu. Namun, mereka tak memberikan rincian lebih lanjut.
Pasir alam biasanya digunakan untuk memproduksi beton dan aspal. Sebagian besar pasir dan kerikil impor Taiwan berasal dari China.
Pengamat pertanian di Trivium China, Even Pay, mengatakan langkah pembatasan tersebut merupakan pola umum Beijing.
Dia menilai akan lebih banyak gangguan perdagangan pertanian dan makanan dalam beberapa hari mendatang.
"Saat ketegangan diplomatik atau perdagangan semakin tinggi, regulator China biasanya mengambil pendekatan yang sangat ketat untuk membuat patuh," kata Pay.
Ia kemudian berujar, " [Beijing] mencari alasan apapun yang bisa digunakan untuk membenarkan larangan perdagangan."
Pembatasan perdagangan ini bukan kali pertama. Pada Maret 2021, Beijing melarang impor nanas, dengan alasan mereka mendeteksi hama di buah itu. Beberapa pihak menilai langkah tersebut lebih bersifat politis.
Pihak berwenang China menyatakan akan menghukum dua organisasi Taiwan yang punya hubungan dekat dengan orang-orang yang dianggap separatis.
Dua organisasi itu yakni Yayasan Taiwan untuk Demokrasi dan Kerjasama Internasional, serta Dana Pembangunan.
Perusahaan yang telah menyumbang ke organisasi tersebut seperti Speedtech Energy dan Hyweb Technology, juga akan dilarang bekerja sama dengan perusahaan China.
Sejak Tsai Ing-wen menjadi presiden Taiwan pada 2016 lalu, Beijing telah meningkatkan tekanan ke pulau itu. Tsai menilai Taiwan sebagai negara berdaulat secara de facto bukan bagian dari Satu China. Perempuan itu kerap dijuluki sebagai separatis.
China marah dan segera bereaksi keras ketika mengetahui Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ngotot mengunjungi Taiwan pada Selasa (2/8).
China bertekad menghukum setiap pihak yang menyinggung setelah Beijing dibuat marah gegara lawatan Pelosi.
Pemerintahan Presiden Xi Jinping menganggap lawatan Pelosi ke Taiwan melanggar kedaulatan negara serta prinsip Satu China. Kunjungan itu pun dinilai China akan mengirim sinyal yang keliru kepada Taipei yang ngotot ingin merdeka.
China tak main-main soal peringatan itu. Selain ultimatum, Beijing juga telah melakukan serangkaian aksi menanggapi lawatan Pelosi.
Berikut deret "hukuman" China untuk Taiwan gegara kunjungan Pelosi:
1. 'Kepung' Taiwan dengan Latihan Militer
Di hari yang sama dengan lawatan Pelosi, China segera mengumumkan latihan militer besar-besaran termasuk simulasi tempur dan tembak-menembak di enam titik mengelilingi Taiwan.
"Tindakan ini merupakan pencegah serius terhadap eskalasi besar baru-baru ini dari tindakan negatif Amerika Serikat soal isuTaiwan, dan peringatan serius bagi pasukan 'kemerdekaan Taiwan' yang mencari 'kemerdekaan,'" kata Kolonel Shi Yi, juru bicara Komando Militer Teater Timur China, melalui pernyataan seperti dikutip CNN.
Kementerian Pertahanan China mengatakan militer China "dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan situasi saat ini dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial, dan dengan tegas menggagalkan campur tangan kekuatan eksternal dan skema pemisahan kemerdekaan Taiwan".
Dalam langkah yang tidak biasa, media pemerintah China juga mengunggah di Twitter sebuah peta yang menunjukkan enam daerah di sekitar Taiwan yang akan menjadi lokasi latihan militer tentara Negeri Tirai Bambu tersebut.
Latihan militer itu akan dimulai hari ini, Kamis hingga Minggu di Selat Taiwan. Beberapa area latihan militer itu berjarak 12 mil atau hanya sekitar 19 km dari Taiwan.
Sejak awal pekan ini, China juga kembali getol mengirim puluhan jet tempurnya menerobos zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan. Pada Rabu malam, 27 jet tempur China kembali menerobos ADIZ Taiwan.
Taiwan pun bersiap menghadapi provokasi militer China setelah lawatan Pelosi ini membuat murka Negeri Tirai Bambu.
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
3 'Hukuman' China ke Taiwan Gegara Sambut Lawatan Pelosi
Pelosi bersama Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di Taipei. (Foto: VIA REUTERS/TAIWAN PRESIDENTIAL OFFICE)
2. Blokade perdagangan
China juga memberlakukan pembatasan impor buah dan ikan dari Taiwan.
Pihak berwenang bea cukai China mengatakan akan menangguhkan sejumlah impor buah seperti jeruk dengan dugaan berulang: residu pestisida yang berlebihan.
Mereka juga melarang impor ikan tertentu dari Taiwan. Beijing bisa saja memakai alasan terdapat penemuan virus corona dalam paket ikan itu.
Larangan tersebut muncul usai Dewan Pertanian Taiwan mengatakan Beijing telah melanggar peraturan dengan menangguhkan impor seperti perikanan, teh, dan madu.
Selain makanan, Kementerian Perdagangan China mengatakan akan menangguhkan ekspor pasir alam ke Taiwan mulai Rabu. Namun, mereka tak memberikan rincian lebih lanjut.
Pasir alam biasanya digunakan untuk memproduksi beton dan aspal. Sebagian besar pasir dan kerikil impor Taiwan berasal dari China.
Pengamat pertanian di Trivium China, Even Pay, mengatakan langkah pembatasan tersebut merupakan pola umum Beijing.
Dia menilai akan lebih banyak gangguan perdagangan pertanian dan makanan dalam beberapa hari mendatang.
"Saat ketegangan diplomatik atau perdagangan semakin tinggi, regulator China biasanya mengambil pendekatan yang sangat ketat untuk membuat patuh," kata Pay.
Ia kemudian berujar, " [Beijing] mencari alasan apapun yang bisa digunakan untuk membenarkan larangan perdagangan."
Pembatasan perdagangan ini bukan kali pertama. Pada Maret 2021, Beijing melarang impor nanas, dengan alasan mereka mendeteksi hama di buah itu. Beberapa pihak menilai langkah tersebut lebih bersifat politis.
Pihak berwenang China menyatakan akan menghukum dua organisasi Taiwan yang punya hubungan dekat dengan orang-orang yang dianggap separatis.
Dua organisasi itu yakni Yayasan Taiwan untuk Demokrasi dan Kerjasama Internasional, serta Dana Pembangunan.
Perusahaan yang telah menyumbang ke organisasi tersebut seperti Speedtech Energy dan Hyweb Technology, juga akan dilarang bekerja sama dengan perusahaan China.
Sejak Tsai Ing-wen menjadi presiden Taiwan pada 2016 lalu, Beijing telah meningkatkan tekanan ke pulau itu. Tsai menilai Taiwan sebagai negara berdaulat secara de facto bukan bagian dari Satu China. Perempuan itu kerap dijuluki sebagai separatis.