Cerita Annick Fortin Jadi Komandan Perempuan Kapal Perang Kanada
CNN Indonesia
Sabtu, 03 Sep 2022 20:10 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Komandan perempuan kapal perang Kanada, Annick Fortin, berbagi pengalaman tentang perannya di AL Kanada. (CNN Indonesia/ Anisa Dewi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Komandan kapal perang Her Majesty's Canadian Ship (HMCS) Winnipeg Kanada, Annick Fortin, menceritakan peran dirinya sebagai pemimpin armada kapal itu dari kaum perempuan.
"Saya percaya bahwa pelaut laki-laki dan perempuan memiliki tantangan dan penghargaan [masing-masing[," kata Fortin saat konferensi pers soal kunjungan HMCS Winnipeg ke Jakarta, Jumat (2/9).
Komandan kapal perang itu memiliki pembawaan yang tegas, namun tenang dan ramah. Fortin tampak tak berapi-api bahkan saat menjawab pertanyaan mengapa Kanada fokus operasi Kanada di kawasan Indo-Pasifik.
"Operasi Projection menunjukkan komitmen Kanada dalam perdamaian global dan perkembangan HMCS Winnipeg ke kawasan Indo Pasifik," jelasnya dengan santai.
Fortin juga menjelaskan dari 240 awal kapal Kanada, sekitar 30 di antaranya dikomandoi perempuan.
Usai konferensi pers ia terlihat berbicara dengan Duta Besar untuk Kanada, Nadia Burger, dan Atase Pertahanan Stewart Taylor.
Fortin sesekali tertawa kecil kemudian berbicara lagi dengan mereka berdua.
Ia berasal dari Trois-Rivières, Québec. Fortin juga merupakan lulusan Royal Military College of Canada di Kingston pada 1997 dan melanjutkan magister di Institut Pasukan Kanada pada 2016.
Karier dan peran Annick Fortin di AL Kanada, baca di halaman berikutnya...
Karier dan Peran Fortin di AL Kanada
Fortin bergabung dengan Angkatan Bersenjata Kanada pada 1991. Tujuh tahun kemudian perempuan itu berhasil bergabung dengan armada HMCS HURON sebagai anggota.
Perempuan itu juga turut berpartisipasi mencegat kapal penyelundup imigran ilegal dari China, Golden Bridge.
Fortin memiliki spesialisasi Peperangan Di Atas Air. Ia kemudian dikirim ke HMCS Vancouver.
Beberapa tahun setelahnya, Fortin terlibat dalam Operasi Apollo di Persia sebagai respons serangan 11 September 2001 (9/11). Ketika itu Vancouver terintegrasi dengan grup tempur kapal induk, USS John C Stennis.