'Juru Masak' Putin Diisukan Tewas Gegara Artileri Ukraina
CNN Indonesia
Selasa, 06 Sep 2022 19:42 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Presiden Rusia Vladimir Putin punya sekutu dekat yang kerap menjamunya makanan mewah. (via REUTERS/SPUTNIK)
Jakarta, CNN Indonesia --
'Juru masak' sekaligus sekutu dekat Presiden RusiaVladimir Putin, Yevgeny Prigozhin, dirumorkan tewas karena serangan artileri mobilitas tinggi (HIMARS) Ukraina di Luhansk.
Prigozhin sering disebut sebagai "Koki Putin." Sematan itu muncul karena ia pernah menggelar makan malam yang dihadiri Putin di restoran miliknya.
Prigozhin juga dikenal sebagai salah satu tokoh kunci di balik serangan Rusia di Ukraina, seperti dikutip dari News Week.
Pada 6 Agustus 2022, media independen Rusia MediaZona merilis sebuah penyelidikan, yang menunjukkan Prigozhin terlibat langsung dalam merekrut tentara untuk Grup Wagner di penjara-penjara Rusia.
Pekan lalu pasukan Ukraina menghantam pangkalan Wagner Group menggunakan HIMARS.
Ukraina mengetahui pangkalan itu usai koresponden perang pro-Rusia, Sergey Sreda, mengunjungi pangkalan Wagner pada 8 Agustus lalu.
Kanal telegram Rusia membagi foto usai serangan berlangsung. Mereka juga mengunggah foto tentara yang terluka dan sejumlah korban tewas imbas serangan.
Foto-foto yang beredar juga tampaknya menunjukkan pangkalan pasukan militer diduga berdiri di area penduduk.
Salah satu tanda memperlihatkan ledakan itu dekat dengan Jalan Myronviska 12, dan beberapa menganggap foto menampilkan sosok Prigozhin.
Laporan itu juga menunjukkan Prigozhin bisa menjadi salah satu korban serangan rudal.
Lanjut baca di halaman berikutnya...
Terdapat sejumlah bukti yang mendukung klaim Ukraina berhasil menggempur pangkalan itu. Namun, kebenaran soal apakah itu maskar besar Wagner dan Prigozhin menjadi korban sulit dibuktikan.
Salah satu bukti yang memperkuat klaim itu yakni surat dari koresponden militer Rusia, @voenkorKotenok.
"Tak ada lagi Wagner di Popasna. Terima kasih, HIMARS dan Angkatan Bersenjata Ukraina," kata salah satu parlemen Ukraina, Oleksiy Honcharenko di Facebook.
Namun, salah satu kanal telegram anonim menyebut Prigozhin terluka dan dibawa ke Moskow. Sumber-sumber yang tak berafiliasi dengan Wagner bersikeras laki-laki itu masih hidup.
Pengamat militer dari Tim Intelijen Konflik (CIT), Ruslan Leviev, mengatakan tuduhan itu sensasional.
"Ketika saya melihat foto-foto, kami berdiskusi dengan kolega, saya bilang 'mereka tampak mencolok dan dipentaskan'," kata Leviev.
Ia kemudian berujar, "Itu seperti mereka berpose untuk kamera. Seolah mencoba memprovokasi pemogokan di gedung ini."
Leviev menduga tujuan dibalik foto itu untuk memicu serangan yang mengungkapkan lokasi unit HIMAS. Kemudian Wagner balik menyerang.
"HIMARS yang hancur berarti medali bagi Pahlawan Rusia untuk semua unit," kata dia.
Jakarta, CNN Indonesia --
'Juru masak' sekaligus sekutu dekat Presiden RusiaVladimir Putin, Yevgeny Prigozhin, dirumorkan tewas karena serangan artileri mobilitas tinggi (HIMARS) Ukraina di Luhansk.
Prigozhin sering disebut sebagai "Koki Putin." Sematan itu muncul karena ia pernah menggelar makan malam yang dihadiri Putin di restoran miliknya.
Prigozhin juga dikenal sebagai salah satu tokoh kunci di balik serangan Rusia di Ukraina, seperti dikutip dari News Week.
Pada 6 Agustus 2022, media independen Rusia MediaZona merilis sebuah penyelidikan, yang menunjukkan Prigozhin terlibat langsung dalam merekrut tentara untuk Grup Wagner di penjara-penjara Rusia.
Pekan lalu pasukan Ukraina menghantam pangkalan Wagner Group menggunakan HIMARS.
Ukraina mengetahui pangkalan itu usai koresponden perang pro-Rusia, Sergey Sreda, mengunjungi pangkalan Wagner pada 8 Agustus lalu.
Kanal telegram Rusia membagi foto usai serangan berlangsung. Mereka juga mengunggah foto tentara yang terluka dan sejumlah korban tewas imbas serangan.
Foto-foto yang beredar juga tampaknya menunjukkan pangkalan pasukan militer diduga berdiri di area penduduk.
Salah satu tanda memperlihatkan ledakan itu dekat dengan Jalan Myronviska 12, dan beberapa menganggap foto menampilkan sosok Prigozhin.
Laporan itu juga menunjukkan Prigozhin bisa menjadi salah satu korban serangan rudal.
Lanjut baca di halaman berikutnya...
Klaim soal Bukti 'Juru Masak' Putin Tewas kena HIMARS Ukraina
Artilleri HIMARS US Marines via Reuters
Terdapat sejumlah bukti yang mendukung klaim Ukraina berhasil menggempur pangkalan itu. Namun, kebenaran soal apakah itu maskar besar Wagner dan Prigozhin menjadi korban sulit dibuktikan.
Salah satu bukti yang memperkuat klaim itu yakni surat dari koresponden militer Rusia, @voenkorKotenok.
"Tak ada lagi Wagner di Popasna. Terima kasih, HIMARS dan Angkatan Bersenjata Ukraina," kata salah satu parlemen Ukraina, Oleksiy Honcharenko di Facebook.
Namun, salah satu kanal telegram anonim menyebut Prigozhin terluka dan dibawa ke Moskow. Sumber-sumber yang tak berafiliasi dengan Wagner bersikeras laki-laki itu masih hidup.
Pengamat militer dari Tim Intelijen Konflik (CIT), Ruslan Leviev, mengatakan tuduhan itu sensasional.