Putin Kecam Penembakan di Sekolah Rusia: Teroris Tak Manusiawi

CNN Indonesia
Senin, 26 Sep 2022 19:51 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam tindakan penembakan di salah satu sekolah di Izhevsk pada Senin (26/9) pagi waktu setempat. Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam tindakan penembakan di salah satu sekolah di Izhevsk pada Senin (26/9) pagi waktu setempat. (AP/Alexander Zemlianichenko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam tindakan penembakan yang menewaskan belasan orang di salah satu sekolah di Izhevsk pada Senin (26/9) pagi waktu setempat.

"Presiden Putin berduka cita untuk korban yang tewas, anak-anak di sekolah, di mana ada serangan teroris dari seseorang, yang tampaknya dari kelompok neo-fasis," ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dikutip AFP.

Ia kemudian berujar, "Presiden [Putin] menginginkan pemulihan bagi mereka yang terluka akibat serangan teroris yang tidak manusiawi ini."

Peskov melontarkan pernyataan ini setelah insiden penembakan terjadi di sekolah No. 88 Izhevsk, Rusia.

Menurut penyelidik, pelaku menggunakan topi warna hitam dengan simbol Nazi. Ia disebut tak membawa identitas apa pun.

Imbas insiden ini, belasan orang meninggal, termasuk anak-anak.

"Tiga belas orang, termasuk enam dewasa dan tujuh anak-anak, tewas karena kejahatan ini," demikian laporan Komite Investigasi Rusia yang dilansir AFP.

Sementara itu, kepolisian menyatakan telah menemukan jasad pelaku yang diduga bunuh diri.

"Terbaru, polisi menemukan jenazah pelaku yang melepaskan tembakan. Berdasarkan laporan, dia bunuh diri," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Rusia, seperti dikutip TASS.

[Gambas:Video CNN]

(isa/has/bac)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER